YOGI ISTI PUJIAJI/RADAR JOGJA
PEDULI PENDIDIKAN: Bupati Sleman Sri Purnomo menyerahkan beasiswa kepada sejumlah siswa di rumah dinas bupati Jumat (7/11).

Pengusaha Jangan Hanya Menonton

SLEMAN- Pemkab Sleman men-jamin pendidikan bagi siswa dari keluarga miskin menggunakan dana APBD. Selain itu, pemerintah juga menyalurkan bantuan anak asuh yang berasal dari para pengusaha.Bupati Sleman Sri Purnomo (SP) menegaskan, pendidikan menjadi tanggung jawab bersama antara pemeritah, pihak swasta, dan masyarakat. Terlebih untuk mewujudkan visi kesejahteraan rakyat lahir dan batin.
Karena itu, tidak mungkin hanya pemerintah yang berperan sendirian mewujudkan visi itu. Pemerintah butuh bantuan semua elemen lain demi mewujudkan tujuan pendidikan untuk men-cerdaskan kehidupan bangsa. SP tidak ingin warga Sleman, khususnya pengusaha hanya se-bagai penonton kesuksesan orang lain dari luar daerah. Itu terkait banyaknya pelajar dari luar daerah yang menimba ilmu di perguruan tinggi di wilayah Sleman. Bahkan, tidak sedikit dari mereka yang akhirnya meraih sukses.
SP juga berpesan kepada para pe-nerima beasiswa agar bersungguh-sungguh dalam menggapai prestasi. Pemkab telah bekerjasama dengan perguruan tinggi negeri dan swasta yang ada di Sleman untuk mem-berikan biasiswa bagi anak tidak mampu tetapi berprestasi. Awal November 2014, pemkab menya-lurkan beasiswa pendidikan dari pengusaha sebesar Rp 33 juta. “Berapa pun nilainya, itu bentuk kepedulian pengusaha untuk ke-majuan pendidikan,” ujar SP di sela penyerahan beasiswa kepada siswa di rumah dinas bupati Jumat (7/11).
Kabag Kesra Setda Sleman Hery Sutopi memaparkan, jumlah pene-rima bantuan anak asuh 2014 seba-nyak 270 orang. Terdiri atas 260 siswa SD/MI. Masing-masing mem-peroleh dana Rp 120 ribu. Sepuluh lainnya siswa SMP/MTs, mendapat Rp 180 ribu per siswa. (yog/din/ong)