ZAKKI MUBAROK/RADAR JOGJA
KREASI: Ogoh-ogoh, salah satu hasil karya warga yang ikut dikirab dalam kirab budaya yang digelar warga pedukuhan Jadan kemarin (9/11). Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari warga.

Momentum Pemersatu Masyarakat

KASIHAN – Momentum hari jadi ke 68 Kelurahan Tamantirto, Kasihan dijadikan ajang untuk nguri-uri kebudayaan dan ke-senian tradisional. Karena itulah, seluruh pedukuhan ambil bagian dalam rangkaian acara kreasi kesenian. Puncak acaranya dogelar kemarin (9/11) dengan kirab budaya. Hanya Pedukuhan Jadan yang berpar-tisipasi. Sebanyak 7 RT se-Jadan menampilkan kreasi kesenian khas masing-masing. “Karena ini bertepatan juga dengan Merti Dusun di Jadan,” terang panitia hari jadi kelurahan Tamantirto Andreas Suratno di sela-sela kirab budaya.
Adapun pedukuhan lain hanya berpartisipai dalam gelar budaya. Andreas menyebutkan, rangkaian acara gelar budaya meliputi pentas seni karawitan, pentas tari-tarian, pentas ketoprak hingga lomba panembromo. “Sebanyak 10 pe-dukuhan ikut semua dalam gelar budaya. Rangkaian acaranya sendiri mulai tanggal 6 sampai tanggal 9,” ujarnya.Andreas menegaskan, kelurahan sengaja menggelar gelar budaya pada hari jadi kelurahan. Ini sebagai upaya untuk memberikan media bagi seluruh masyarakat untuk berpartisipasi. Sebab, kebudayaan merupakan pemer-satu. “Tanpa membedakan agama, dan ras,” tegasnya.
Gelar budaya, kata Andreas, juga sekaligus sebagai benteng agar para generasi muda menge-tahui kebudayaan dan kesenian warisan para leluhur. Selain itu, juga untuk menunjukkan keis-timewaan DIJ. “Jangan sampai generasi muda malah banyak terpengaruh dengan budaya luar,” tambahnya. (zam/din/ong)