SETIAKY A. KUSUMA/RADAR JOGJA
IKUTI TES AKHIR: Karya para siswa Rudy Hadisuwarno School (RHS) ditampilkan di Centro Departement Store Plaza Ambarrukmo, Jogjakarta, Sabtu (8/11).
JOGJA – Setelah 15 tahun berdiri di Jogja, Rudy Hadisuwarno School (RHS) mewisuda siswanya. Kali ini, ada 14 siswa yang berhasil di wisuda.Rudy Hadisuwarno mengatakan, para siswa dituntut memperlihatkan hasil karya mereka dalam uji tampil. Mulai dari kreasi coloring and cutting hair, up styling and coloring, dan bridal make-up. “Dalam uji tampil, para siswa yang diwisuda harus menampilkan kreasi mereka seunik mungkin. Mereka dibebaskan menciptakan sebuah gaya rambut dan make up yang baru,” kata Rudy sebelum acara graduation di Centro Departement Store Plaza Ambarrukmo, Sabtu (8/11).
“Dalam uji tampil, para siswa yang diwisuda harus menampilkan kreasi mereka seunik mungkin. Mereka dibebaskan menciptakan sebuah gaya rambut dan make up yang baru,” kata Rudy sebelum acara graduation di Centro Departement Store Plaza Ambarrukmo, Sabtu (8/11).Ia melanjutkan, para siswa yang dalam periode ini diwisuda adalah mereka yang mengikuti paket pen-didikan lengkap selama sembilan bulan. Paket ini adalah paket kurikulum yang terdiri dari tiga level.Level pertama atau dikenal fundamental hair design level adalah tingkat sekolah Rudy Hadisuwarno yang ditujukan bagi pemula yang ingin terjun ke bisnis tata rambut dan kecantikan. Materinya seputar dasar-dasar teknik pengguntingan, sanggul, serta hair treatment. Pada level ini, para siswa sudah siap menjadi tim hair stylist.
Pada level 2 atau Commercial Hair Design Level berguna bagi siswa yang ingin menjadi hair stylish profesional. Di level 3 atau applied hair design level, siswa diajarkan menjadi seorang praktisi dunia tata rambut dan kecantikan. Siswa tak lagi diajarkan teori di level 3, melainkan lebih ke unsur seni dalam dunia tata rambut.Rudy berharap lulusan sekolahnya memiliki bisnis tata rambut dan kecantikan dalam skala besar. Menurutnya, peluang bisnis tata rambut dan kecantikan saat ini semakin terbuka lebar.
“Lulusan sekolah kami juga bisa bekerja di perusahaan komestik atau konsultan kecantikan. Jadi peluang karir luas, karena industri hiburan berkembang pesat. Dari situ, tentunya dibutuhkan banyak perias lebih banyak,” tegas Rudy.Rudy mengatakan, Jogja memiliki pasar yang sangat menjanjikan. Terbukti sekolah dan salon yang belasan tahun hadir di Jogja terus berkembang. Selain konsiten dalam hal pelayanan, Rudy konsisten melakukan inovasi dan kreasi dengan mengeluarkan tren gaya rambut terkini. “Tahun depan ambil tema yang terinspirasi dari Freedom of Expresion, dengan banyak guntingan di bagian depan, tapi tidak dicatok rapi,” papar Rudy. (dya/hes/ong)