PURWOREJO – Pemkab Purworejo terus menggenjot konsumsi ikan warganya. Salah satunya digelar kegiatan gerakan gemar makan ikan (Gemarikan).Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pertanian Peternakan Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Purworejo tersebut menggandeng Tim Penggerak PKK dan diikuti 180 anak SD.Staf Ahli Bidang Perekonomian Eny Sudiyati MM mengungkapkan, tingkat konsumsi ikan warga masyarakat Purworejo hingga kini baru 9,6 kg per kapita per tahun.
“Jumlah tersebut mengalami peningkatan, dari 9,2 kg di tahun sebelumnya,” ungkap Eny, baru-baru ini.Kendati begitu, jumlah itu belum mencapai target sebesar 12 kg per kapita per tahun. “Bisa jadi, karena distribusi ikan di Pur-worejo belum merata, sehingga sebagian masyarakat kesulitan mendapatkan ikan,” katanya beralasan.
Dikatakan Eny, pola gemarikan sebenarnya tidak terlalu sulit bagi masyarakat Purworejo. Hanya pola makan masyarakat saja yang se-bagian menganggap ikan harganya mahal dan merupakan makanan bergengsi. “Purworejo yang berpenduduk majemuk secara geografis memiliki dua wilayah potensi yang berbeda. Di sebelah selatan memiliki potensi sumber daya alam pantai yang besar, sehingga mudah mendapatkan ikan. Lainnya, memiliki sumberdaya per-tanian agraris yang luas dan subur, namun sulit mendapatkan ikan,” paparnya.
Upaya peningkatan konsumsi ikan di Purworejo dipengaruhi berbagai faktor. Di antaranya, animo masyarakat menjadikan ikan sebagai menu keluarga masih relatif rendah. “Faktor lain karena masih sulitnya merubah pandangan sebagian masyarakat yang menganggap ikan termasuk menu mahal dan berkelas,” katanya. (tom/hes/ong)