BANTUL- Kabupaten Bantul mewakili Provinsi DIJ dalam lomba budidaya ikan tingkat nasional. Guna kepentingan itu, tim verifikasi dari Kementrian Kelautan dan Perikanan melakukan pembinaan dan verifikasi dari aspek ekonom, sosial dan tehnik di Mina Lestari, di Dusun Ngentak, Baturetno Banguntapan, pekan lalu.
Dalam perlombaan ini dari 33 provinsi sudah terjaring 14 provinsi yang maju ke lomba nasional atas keberhasilan mengembangkan usaha perikanan. Dari 14 nomine ter-sebut diambil tiga provinsi terbaik, yak-ni dari Provinsi Bali, Jawa Barat dan DIJ.Rahma Farida dari Kementrian Perikanan dan Kelautan menga-takan pemerintah mempunyai target dan tanggung jawab besar dalam mengembang-kan perikanan. Sampai saat ini upaya peningkatan budidaya ikan terus digalakkan. Sesuai data, budidaya perikanan pada 2008 sejumlah 3,8 juta ton. Sedangkan untuk 2014 ini sudah mencapai 13,3 juta ton.
“Lonjakan tersebut merupakan hasil usaha budidaya masyarakat untuk memenuhi kebutuhan dan mening-katkan perekonomian keluarga,” ujarnya di sela peninjauan lokasi.
Melihat hasil yang signifikan dalam budidaya ikan maka pemerintah perlu untuk memberi dorongan nyata agar semangat masyarakat bertambah. Hasil perikanan yang menjadi unggulan di Indonesia yakni udang, nila, patin, rumput laut, dan ikan hias. Ketua Pokdakan Mino Lestari, Sidi mengeluhkan kendala yang dihadapi dalam ternak ikan yakni mahalnya harga pakan, masih kurangnya kepadatan tebar ikan dan kesadaran budidaya ikan dengan standar yang ditetapkan rendah. (zam/din/ong)