JOGJA – Penetapan Maryani seba-gai salah satu tersangka dana hibah Persiba, menyeret mantan bupati Bantul Idham Samawi sebagai sak-si. Sayangnya, saat dipanggil penyi-dik kejaksaan tinggi (kejati) DIJ untuk memberikan keterangan ke-marin (10/11), Idham—panggilan akrabnya, tak datang.
Kasi Penkum Kejati DIJ Purwanta Sudarmaji mengatakan, agar perkara kasus korupsi Persiba ini semakin terang, penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap Idham Samawi. Dalam pe-meriksaan kali ini, kapasitas Idham sebagai saksi untuk tersangka Maryani.
Menurut informasi Radar Jogja, sedianya Idham diperiksa Senin (10/11) kemarin, tapi Idham tak bisa datang. Idham diwakili pena-sihat hukumnya Augustinus Hutajulu SH. “Bukan hari ini, pemeriksaan Pak Idham dijadwalkan Senin pekan depan,” kilah Azwar.
Di bagian lain, dalam kasus yang sama (dugaan korupsi hibah Persiba senilai Rp 12,5 miliar), tim penyidik juga masih menelaah berkas atas nama dua tersangka, yakni Idham Samawi (IS) dan Edy Bowo Nurcahyo (EBN). Untuk berkas tersangka IS dan EBN masih ditelaah,” tandas Purwanta Sudarmaji kemarin. Untuk kelengkapan berkas, kejati juga me-meriksa pengurus Persiba, PSSI, dan KONI. (mar/jko/ong)