GUNAWAN/RADAR JOGJA
CSR: Anak-anak TK Guyangan Kidul, Mertelu, Gedangsari terlihat bergembira usai sekolahnya direnovasi oleh PT Danareksa bersama Kodim 0730/Gunungkidul.
GUNUNGKIDUL – Wilayah terpencil di Gunungkidul mem-butuhkan uluran tangan dari berbagai pihak. Baik pemenuhan sarana pendidikan, kehidupan sosial, ekonomi, infrastruktur hingga reboisasi lahan kritis. Jika tidak terpenuhi, ke lima hal itu dikhawatirkan memicu kesen-jangan dan kecemburuan dengan warga lain yang lebih dulu makmur. Menjawab permasalahan itu, Kodim 0730/ Gunungkidul meng-gandeng PT Danareksa, salah satu BUMN, menggelar bakti sosial ke sejumlah wilayah.
Di penghujung 2014, sedikitnya dua kecamatan masing-masing Gedangsari dan Rongkop menjadi target sasaran. Danramil Tepus Kapten Inf Suseno mengatakan baksos terkonsentrasi di Pedukuhan Guyangan Kidul, Desa Mertelu, Kecamatan Gedangsari. Di tempat itu, disalurkan bantuan renovasi gedung sekolah, pemenuhan gizi, perlengkapan sarana pendi-dikan bagi anak dan masih banyak lagi.
“Untuk wilayah Kecamatan Tepus, juga ada pembangunan musala, dropping air bersih dan pembangunan tempat MCK,” kata Suseno di sela acara serah terima renovasi gedung TK Gu-yangan Kidul, Mertelu, Gedang-sari, akhir pekan (8/11) lalu.
Pengawas TK Kecamatan Ge-dangsari Muji Dwi Astuti dalam kesempatan yang sama meng-ucapkan terima kasih terhadap kepedulian sejumlah pihak. Se-lama ini wilayahnya sangat minim sarana pendidikan memenuhi syarat. “Sudah 30 tahun sarana pendidikan representatif belum terwujud, dan baru bisa terlak-sana sekarang,” kata Muji.
Muji berharap, bantuan dari Danareksa bisa berkelanjutan se-hingga dunia pendidikan khusus-nya, di wilayah terpencil bisa mendapat penanganan secara maksimal. Dengan demikian, se-bagai generasi penerus di wilayah terpencil tetap bisa mendapatkan kesamaan hak dalam mengenyam pendidikan. (gun/laz/ong)