WONOSARI –Hujan mulai meng-guyur sejumlah wilayah Gunungkidul. Masyarakat diminta waspada, karena bencana mulai mengintai dan bisa menerjang kapan saja. Kemarin (11/11) angin kencang merobohkan kayu, di antaranya sampai menimpa rumah.Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Gunungkidul Sutaryono me-ngatakan memasuki musim peng-hujan sering muncul angin kencang sehingga masyarakat harus waspada. Masyarakatdiminta bekerjasama dalam melakukan pemangkasan pohon di sekitar rumah.
“Jika pohon sudah lebat, segera dipangkas atau bahkan ditebang saja demi keselamatan bersama,” kata Sutaryono.Terlebih memasuki musim peng-hujan kerap terjadi angin kencang disertai hujan. Sehingga warga diminta untuk bersiap dan mengantisipasi segala kemungkinan, termasuk bencana pohon tumbang.Dia menjelaskan dalam hal ini BPBD siap memfasilitasi upaya penebangan, karena sekarang sudah menyiapkan beberapa peralatan gergaji mesin. Namun begitu, karena peralatan dan personel terbatas maka perlu kerja sama dari semua pihak untuk antisipasi.
“Informasi dari Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG), pada November ini akan mulai turun hujan. Hujan memiliki potensi berbahaya, maka kita harus waspada,” pintanya.Selain di sekitar rumah, pihaknya mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai sejumlah ruas jalan rawan pohon tumbang, di antaranya Hutan Tleseh diJalur Jogja-Wonosari, Jalur Wonosari-Playen, jalur Panggang- Wonosari.
“Untuk pohon besar di daerah hutan, kami akan melakukan koordinasi dengan pihak kehutanan,” jelasnya.Sementara itu, akibat hujan lebat disertai angin kencang salah satu rumah warga di Plosekerep, Bunder, Patuk tertimpa pohon. Bagian teras rumah milik Gandung, gentengnya hancur berantakan. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, namun sempat membuat korban dan keluarga panik. (gun/ila/ong)