RADAR JOGJA FILE
PELAJARAN BERHARGA: Laga kontroversial saat PSS Sleman meladeni PSIS Semarang di Stadion Sasana Krida Kompleks AAU Minggu (26/10 ) lalu. Pertandingan yang disebut
SLEMAN – Manajemen PSS Sleman akhirnya resmi meli-burkan program latihan tim Super Elang Jawa (Super Elja). Hal itu sudah menjadi keputu-san resmi yang dibuat dalam rapat antara pemain, pelatih dan manajemen di Mes PSS di Maguwoharjo International Stadium Senin malam (10/11).Kepastian tersebut diungkapkan langsung oleh Direktur PT Putra Sleman Sembada (PT PSS) Su-pardjiono saat dihubungi kema-rin (11/11). Kata dia, karena saat ini PSS masih berstatus tim ter-diskualifikasi usai ditolaknya banding yang mereka ajukan ke Komisi Banding (Komding) PSSI, Anang Hadi dkk diperkenan-kan melakukan refreshing.
“Kami masih menjadi tim dengan status terdiskualifikasi dari babak Delapan Besar Di-visi Utama 2014. Karena hal itu-lah daripada sia-sia kami memi-lih untuk meliburkan latihan,” ungkap pria yang berprofesi se-bagai pengusaha konstruksi ini.Namun Pardji membantah kalau tim PSS musim 2014 sudah resmi diliburkan. Untuk saat ini penghentian sesi latihan baru bersifat sementara. Sebab, dia mengklaim masih ada kemung-kinan bagi PSS lolos dari jeratan diskualifikasi.
Selain dapat melakukan penin-jauan kembali (PK) ke ketua umum (Ketum) PSSI, boleh jadi Komdis membatalkan hu-kuman diskualifikasi pada PSS. Apalagi jika dalam investigasinya beberapa pekan terakhir, tidak ditemukan bukti keterlibatan manajemen klub dalam dua gol bunuh diri sengaja yang mereka lakukan pada laga terakhir babak Delapan Besar mela-wan PSIS Semarang. “Intinya hukuman yang me-nimpa kami saat ini si-fatnya belum permanen. Ka-rena itulah peliburan latihan ini juga belum bersifat tetap. Nanti-nya kalau ternyata diskualifi-kasi itu tidak jadi tentunya para pemain akan kami panggil lagi,” ungkapnya.
Namun jika akhirnya PSS mela-njutkan kiprah di semifinal me-reka dipastikan tidak akan diper-kuat bek tangguh Kristian Adel-mund. Ya, bek asal Belanda ini sudah resmi berpamitan melalui akun twitternya @K_Adelmund. Dalam twitnya ini Adelmund me-nyatakan tidak akan kembali ke Indonesia dalam waktu dekat. Di musim depan sendiri pria asal Belanda ini juga tidak mung-kin membela PSS bila Super Elang Jawa (Super Elja) tetap bermain di Divisi Utama. Sebab musim depan tim peserta kasta kedua tidak diperbolehkan mengontrak pemain asing. “Sangat disayang-kan memang Adelmund tidak bisa kembali lagi. Semoga ke-depannya kariernya semakin sukses,” jelas Supardjiono.
Anang Hadi mengaku sedikit menyesal karena perjalanan PSS yang begitu gemilang di musim ini harus diwarnai banyak pra-hara. Sanksi demi sanksi yang didapat PSS mencapai puncaknya saat Super Elja terlibat dalam skandal sepak bola gajah.Ia sangat berharap PSSI batal memberikan hukuman diskua-lifikasi bagi PSS. “Meskipun tipis, saya tentu sangat berharap kami tak jadi mendapat hukuman diskualifikasi,” ucapnya.
Di sisi lain Anang mengaku senang karena manajemen me-mastikan gaji para pemain aman sampai kontrak selesai. “Salut dengan perjuangan manajemen yang benar-benar berjuang buat nasib pemain. Mereka punya komitmen kuat untuk melu-nasi gaji pemain sampai kontrak selesai,” sebutnya. (nes/din/ong)