SLEMAN – Setelah sempat tertunda PSSI Kabupa-ten Sleman akhirnya resmi menggulirkan Divisi Utama Liga Sleman Sembada 2014. Sebanyak 27 tim dipastikan bakal berjibaku mulai 17 November men-datang.
Selain gelar juara, tim-tim asal Sleman tersebut juga akan memperebutkan tiket berlaga di Liga Super Sleman (LSS) tahun depan. Sebagai catatan tahun depan LSS men-jadi kompetisi kasta tertinggi di Sleman menggantikan Divisi Utama.Ketua Bidang (Kabid) Kompetisi dan Pertan-dingan PSSI Kabupa-ten Sleman Wahyudi Kurniawan mengata-kan, dalam Technical Meeting (TM) Ming-gu malam (9/11), kompetisi Divisi Utama 2014 akan dibagi tiga grup, yakni barat, tengah, dan timur. Setiap grup dige-lar dengan sistem setengah kompetisi home tour-nament.
Grup Barat bakal dilangsungkan di Lapangan Kla-juran. Untuk grup Tengah, PSSI Kabupaten Sleman memilih Stadion TGP. Grup Timur digelar di Lapangan Raden Ronggo, Kalasan.Bila dilihat dari komposisi grup, Grup Barat seper-tiya menjadi kelompok yang paling “brutal”. Enam tim berstatus elit berkumpul di grup ini yakni KKK Klajuran, GPM Godean, BSA Bantulan, Jago Go-dean, AMS Seyegan dan Porab Balecatur. Persaingan akan semakin sengit karena tiga tim lain yang berstatus underdog tidak ingin menjadi bulan-bulanan time lit. Tim-tim kuda hitam yang siap memberi perlawanan ialah Seyegan Putra, Ba-dai Moyudan, dan Palma. “Kalau dilihat dari pem-bagian grupnya, grup barat sepertinya paling keras. Sebab cukup banyak tim-tim hebat yang berjibaku. Tapi saya pastikan grup lain tak akan kalah keras,” jelasnya.
Adapun di grup tengah juara beberapa musim lalu Persak Kentungan sepertinya menjadi tim paling diunggulkan. Di grup ini Persak bakal menghadapi TGP Margoluwih, PPST Tridadi, Melati FC, Sindu Utama, Pesat Tempel,, AD 403, Putra Taruna dan Garuda Sejahtera.Sedangkan di Grup Timur bercokol PS Kalasan, CMB Berbah, PIM Maguwoharjo, Purwomartani, Pemda Sleman, Prambanan Putra, Panca Artha, Rejodani dan Panji Putra
Yudi menambahkan sebenarnya Divisi Utama ta-hun ini berisikan 28 tim. Namun salah satu kontes-tan, PS Angkasapura memmiluh mengundurkan diri. “Ya, satu tim peserta akhirnya mengundurkan diri, yakni Angkasa Pura,” paparnya. (nes/din/ong)