GUNAWAN/RADAR JOGJA
MASUK JURANG: Warga berkerumun di lokasi kecelakaan truk pengangkut kayu di Tawang, Ngoro-Oro, Patuk, tadi malam.

Bawa Kayu Glondongan, Tergelincir di Jalan Menurun

GUNUNGKIDUL – Truk pengangkut kayu glondongan berpenumpang 12 orang mengalami kecelakaan di Tawang RT 03/01, Ngoro-Oro, Kecamatan Patuk. Diduga, truk tak bisa menguasai laju kendaraan saat jalan menurun, kemu-dian tergelincir masuk ke jurang. Satu korban meninggal dunia dan lainnya menjalani perawatan medis.Informasi yang dihimpun Radar Jogja, peristiwa ini berlangsung tadi malam sekitar pukul 18.20 WIB. Kecelakaan ber-mula ketika truk bernopol AB 8518 DD yang dikemudikan Sumardi, warga Klay-ar, Kedungpoh, Nglipar, melaju dari arah Gebus, Padangan, Nglegi, Patuk.
Jalanan di lokasi merupakan cor beton. Cukup ekstrem karena naik turun, ter-lebih pada saat itu usai diguyur hujan deras. Berjalan pelan, truk yang mem-bawa kayu Mahoni itu kemudian sampai di lokasi kejadian. Nahas, tepat di jalan menurun, laju kendaraan tidak bisa di-kendalikan, truk tergelincir. Sopir berusaha membanting stir ke kiri, namun situasinya sudah sangat su-lit. Ban kendaraan keluar dari jalan, dan seketika meluncur ke dasar jurang seda-lam kurang lebih lima meter. Seluruh penumpang, rata-rata duduk di atas bak terbuka berteriak histeris. Mereka jatuh terpental bersama glondongan kayu.
Salah seorang saksi mata, Suwar, warga setempat dibantu warga lainnya berupaya mengevakuasi korban. Dua di antaranya diketahui dalam kondisi kritis. Sembari menunggu mobil ambulans datang, warga berinisiatif membawa seluruh kor-ban ke rumah salah satu warga untuk mendapatkan pertolongan pertama. Tak lama berselang, tenaga medis datang dan seluruh penumpang dibawa ke RS Nur Rohmah, Playen dan RSUD Wonosari. “Ada dua penumpang dalam kondisi kritis, sudah dibawa mobil ambulans,” kata Suwar.
Kapolsek Patuk Kompol Tri Pudjo Santoso mengatakan, insiden kecelaka-an tunggal ini masih dalam penyelidi-kamn petugas. Seluruh korban sudah menjalani perawatan medis. “Untuk penyebab kecelakaan masih diselidiki. Namun menurut informasi awal, pada saat jalan menurun kendaraan tidak bisa dikendalikan dan terperosok ke jurang. Nama-nama korban masih da-lam pendataan,” katanya.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Kedi, warga Bunder, Desa Bunder, Kecamatan Patuk. Kedi meru-pakan saudara kandung Emi yang juga turut menjadi korban dalam musibah ini. “Satu korban kritis dibawa ke rumah sakit di Jogja,” ucap Daryanto, tetangga korban. (gun/laz/ong)