ADIDAYA PERDANA/RADAR JOGJA
SELESAI SUDAH: Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Letjen M Munir (kanan) dan Wakil SAF Brigjen Lim Hock Yo diangkat pasukan, setelah selesai menutup latihan bersama.
MUNGKID – Latihan perang bersama digelar TNI-AD dengan Tentara SAF Singapura. Selama 12 hari diadakan, akhirnya selesai. Kedua pihak sepakat mengakhiri latihan bersama dengan upacara penutupan di Lapangan Tembak Plempungan Kecamatan Salaman, kemarin (12/11). Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Letjen M Munir bersama Wakil SAF Brigjen Lim Hock Yo menjadi inspektur upacara pada penutupan latihan bersama tersebut
Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Letjen M Munir me-nyatakan, tujuan latihan perang bersama yang dilakukan selama 12 hari tersebut, di antaranya menjalin persaudaraan antara dua negara. Di sisi lain, juga meningkatkan profesionalisme para anggota. “Yang terpenting adalah me-nopang pilar keamanan bersama masyarakat di ASEAN,” tegas Munir.
Menurut Munir, latihan perang bersama antara TNI AD dengan tentara SAF Singapura terhitung yang ke -26 kalinya dilakukan. Ke dua negara menggelar latihan bersama sejak 1989. “Ini sudah yang ke-26 kali di-lakukan bersama. Setiap tahun, selalu berganti-ganti lokasinya. Tahun kemarin di Singapura. Tahun ini, kami (Indonesia) yang menjadi tuan rumah,” kata Wakil Kepala Staf Angkatan Darat ini
Dalam latihan tersebut, ada beberapa materi yang dilakukan. Di antaranya, soal taktik dan strategi, menembak senjata ringan, olah raga bersama, serta tukar menukar budaya.
“Yang penting dari latihan ini, kami bisa belajar soal alutsita mereka. Terus terang, untuk alutsita ini, kami sedikit ter tinggal dari meraka. Namun kami ung-gul dalam hal taktik dan stra-tegi,” ungkapnya didampingi Wakil SAF Brigjen Lim Hock Yo.
Lim Hock Yp berharap agar latihan perang bersama ini terus dilakukan dikemudian hari. Ini penting untuk terus dilakukan ke depan. “Hanya, perlu ada evaluasi agar latihan ke depan bisa berlang-sung lebih baik lagi. Terpenting, perlu inventarisir segala ham-batan, kekurangan agar bisa ditingkatkan di kemudian hari,” tegasnya. (ady/hes/ong)