FRIETQI SURYAWAN/RADAR JOGJA
STOP ASAP ROKOK:Sigit Widyonindito MT (dua dari kanan), pejabat TNI/Polri, dan sejumlah direktur rumah sakit ramai-ramai memperingati Hari Kesehatan Nasional ke- 50.
MAGELANG – Peringatan Hari Kesehatan Nasional yang jatuh setiap 12 November untuk Kota Magelang diperingati di RSJ dr Soerojo. Berbagai kegiatan digelar untuk memperingatinya. Salah satunya, melakukan aksi cap telapak tangan untuk kampanye Stop Asap Rokok
Kegiatan aksi cap telapak tangan itu juga dilaksanakan di RSJ dr Soerojo.Para pejabat, mulai Wali Kota Sigit Widyonindito MT, For pimda, pejabat TNI/Polri, dan sejumlah direktur rumah sakit yang ada di Kota Magelang ramai-ramai melakukan aksi cap tangan. Tak ketinggalan, sejumlah pelaku kesehatan juga ikut ber partisipasi dalam acara tersebut. “Rokok sangat tidak baik kesehatan. Salah satu dampaknya menyebabkan penyakit kanker. Untuk itu, saya gaungkan agar masyarakat sadar akan bahaya merokok. Utamanya, tidak merokok di sembarang tempat,” kata wali kota, kemarin (12/11).
Menurut wali kota, ke depan Pemkot Magelang akan sering melakukan sosialisasi bahaya merokok pada masyarakat luas. Selain itu, pada momen Hari Kesehatan Nasional ke- 50, pemkot juga semakin perhatian terhadap soal angka kematian ibu dan anak, serta perawatan para lanjut usia (lansia). “Saya punya rencana ingin membangun area khusus per-okok di alun-alun. Dengan be-gitu, para perokok tidak me-lakukan sembarangan di area umum. Kami segera kaji, agar rencana itu terlaksana,” tutur-nya.
Sebelumnya, dilaksanakan upacara peringatan HKN di halaman depan rumah sakit setempat.Upacara diikuti sejumlah PNS, pegawai rumah sakit di Kota Magelang. Mulai dari RSJ dr Soerojo, RSU Tidar, Rumah Sakit Tentara dr Soedjono, dan be-berapa rumah sakit lain.Dalam kesempatan itu, wali kota dan pejabat TNI/Polri dan direktur rumah sakit melakukan tanam pohon di sekitar lingkungan RSJ. (dem/hes/ong)