JOGJA – Pengprov PBSI DIJ ternyata sedang mengalami dilema besar. Mereka kesulitan untuk bisa berprestasi hebat di ajang PON Remaja 2014 di Jawa Timur (Jatim) bulan depan. Sebab, gelaran PON Remaja berbenturan dengan kejurnas.
Sekretaris Umum (Sekum) Pengprov PBSI DIJ Sukuman Hadiwijoyo mengatakan, cukup banyak pemain yang sudah dipersiapkan untuk PON Re-maja justru harus tampil di kejurnas. Kata Sukiman pemain-pemain yang tampil di kejurnas ini memang sudah diplot oleh klubnya masing-masing. “Nah, ini memang permasalahannya, kenapa pelaksanaan Kejurnas dan PON Remaja ini bisa ber-barengan. Ya kalau begini pu-sing juga kami,” terang ketua Paguyuban Semar Sembogo tersebut.
Terlebih lagi, kata Sukiman, kejurnas ini sebenarnya sangat penting. Sebab ajang ini men-jadi tolok ukur untuk rekruitmen ke pelatnas bulutangkis di Ci-payung. Kejurnas lah yang men-jadi pintu bagi pemain-pemain DIJ untuk bisa menembus Ci-payung. “PON Remaja memang penting. Tapi kejurnas juga tidak kalah penting,” ungkapnya.
Di kejurnas nanti, DIJ hanya mengirimkan atlet di nomor taruna. Pemain-pemain yang diplot klubnya di ajang kejur-nas ini adalah berprestasi di ajang Kerjurprov Bulutangkis Oktober lalu. Di nomor beregu, DIJ juga akan diwakili satu klub. Klub tersebut adalah PB Elang.
Su-kiman berharap PB Elang dapat menunjukkan performa gemi-lang selama ajang kejurnas yangberlangsung pada tanggal 10-15 Desember mendatang. “Adapun atlet yang kami kirim sesuai kuota yakni berjumlah delapan orang. Semoga me-reka bisa menunjukkan per-forma hebat di ajang bergengsi ini,” harapnya. (nes/din/ong)