Dana yang Dihimpun Berasal dari Pengusaha

JOGJA – Lembaga Orang Tua Asuh (L-OTA) Kota Jogja kem-bali menyalurkan bantuan pen-didikan kepada siswa dari kelu-arga tidak mampu di Kota Jogja. Berbeda dari sebelumnya, kali ini L-OTA Kota Jogja melibatkan kalangan pengusaha untuk turut membantu.Sekretaris L-OTA Kota Jogja Tri Maryatun mengatakan, pem-berian bantuan kepada siswa keluarga tidak mampu ini, da-nanya berasal dari bantuan para pengusaha yang dikelola L-OTA Kota Jogja.
“Tahun lalu kami adakan gathe-ring dengan pengusaha, dari target sebesar Rp 200 juta, ter-nyata mampu mengumpulkan dana Rp 493,6 juta,” katanya di sela penyerahan bantuan ke-pada siswa di balai kota Jogja, kemarin (13/11).Tri yang juga Kepala Bidang Ban-tuan dan Pengembangan Kese-jahteraan Sosial Dinsosnakertrans Kota Jogja ini menjelaskan, dari gathering tahun lalu, sebanyak 16 pengusaha memberikan komitmen bantuan hingga terkumpul Rp 493,6 juta. Dari total itu, beberapa di antaranya akan menyetorkan ban-tuanya secara bertahap. “Hingga saat ini, dana yang sudah masuk ke rekening L-OTA Kota Jogja Rp 310,6 juta,” terangnya.
Komitmen yang terkumpul ter-sebut terploting untuk distribusi selama tiga tahun, mulai 2013 lalu. Di tahun 2014 yang meru-pakan tahun kedua, didistribusi-kan sebanyak Rp 96 juta untuk 800 anak SD dengan nilai ban-tuan Rp 120.000 per anak. “Para penerima yang dipilih, berasal dari pemegang KMS. Dana akan diberikan cash dan dipergunakan untuk memenuhi penunjang ke-butuhan sekolah,” jelasnya.
Ketua L-OTA Kota Jogja Tri Ki-rana Muslidatun mengatakan, dari perhitungan seluruhnya yang pantas diterimakan untuk siswa tidak mampu, total nilainya men-capai Rp15 miliar. Untuk itu, istri Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti tersebut mencoba mengajak ka-langan pengusaha untuk peduli. Diakuinya, tidak mudah untuk meyakinkan pihak swasta. Gathe-ring dengan pengusaha merupa-kan salah satu upaya yang akan terus dilakukannya. (pra/jko/ong)