Bupati Terima Kepulangan Jamaah Haji PurworejoPURWOREJO – Ada pelepasan, ada penerimaan. Setelah bebe-rapa waktu lalu sebanyak 596 calon haji Purworejo dilepas bupati, kemarin (13/11) mereka giliran diterima. Hanya saja, jika pada saat keberangkatan berjumlah 596, saat diterima kemarin tinggal 590 jamaah haji. Sebab sebanyak lima orang dilaporkan meninggal dunia (MD), dan satu lagi sakit yang hingga saat ini masih dirawat di Tanah Suci.
Kepala Kantor Kementerian Agama Drs H Nurudin MPdI, total jamaah haji Kabupaten Purwo-rejo 2014 berjumlah 596 orang, yang terdiri dari 293 pria dan 303 wanita. Dari jumlah tersebut, lima orang meninggal dunia, dan satu orang sakit dan ini masih menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Arab Saudi.
“Untuk jamaah haji yang sakit, dirawat di Madinah atas nama Hj Isminah, 56, yang tergabung dalam kloter 70 Regu 1 Rombong 9, warga Tunjungan RT 01 RW 01 Kecamatan Ngombol,” katanya di hadapan Bupati.Purworejo Mahsun Zain saat penerimaan jamaah haji Kabu-paten Purworejo Tahun 1435 H/2014 M di pendapa Kabupaten Purworejo, kemarin (13/11).
Adapun lima jamaah haji yang meninggal dunia di tanah suci, antara lain H Kadariman, 87, warga Sindurjan RT 03 RW 03 Kecamatan Purworejo, H Samino Dwi Atmojo, 79, warga Jono RT 02 RW 02 Kecamatan Bayan. Hj Nj Fauziyah, 78, dan Hj Uswatun Zufa warga Kemejing RT 02 RW 01 Loano.
“Semua tergabung dalam kloter 70. Sisanya Hj Walidah, 67, warga Kedungsari RT 03 RW 01 Kecamatan Butuh, tergabung dalam kloter 69,” terangnya.Pelaksanaan pemulangan jamaah haji kloter 69 sebanyak 143 orang, tiba di Purworejo Rabu (5/11) pukul 16.30. Sedangkan kloter 70 sebanyak 364 orang, tiba pada Kamis (6/11) pukul 10.00 dan kloter 71 sebanyak 83 orang, tiba di Purworejo pada Kamis (6/11) di pukul 14.00. “Alhamdulillah musim haji tahun ini, dari mulai pemberangkatan hingga pemulangan berjalan lancar,” katanya.
Salah satu jamaah haji Sunartri, 42, warga Krandegan Kecamatan Bayan menyatakan, pelayanan yang diberikan pemerintah ke-pada jamaah haji sudah baik. Dari mulai rangkaian kegiatan pemberangkatan, di asrama Haji Donohudan, di Tanah Suci, hingga pemulangan haji, semua berjalan baik.
“Hanya saja ada saja masukan untuk pelaksanaan haji yang akan datang agar ada dokumentasi foto atau shooting yang dibagikan kepada para jamaah haji, sehingga pelaksanaan haji bisa dilihat masyarakat sekitar dengan harapan masyarakat akan tertarik untuk ikut beribadah haji. Kalau yang sekarang ada dokumentasinya, saya siap ganti biaya,” ujarnya. (tom/jko/ong)