JOGJA – Penggabungan pendidikan tinggi dengan riset dalam satu kementerian, mendapat respon po-sitif perguruan tinggi di Jogjakarta. Salah satunya dari Institut Sains dan Teknologi (IST) Akrpind Jogja. Sebagai bentuk apresiasi tersebut, IST Akrpind mengundang 155 peneliti asal berbagai perguruan tinggi dan lembaga penelitian di Indonesia untuk mempresentasikan hasil penelitiannya.
Presentasi hasil penelitian teknologi ini akan digelar Sabtu (15/11) di kampus setempat, dalam bentuk seminar.Ketua Panitia Seminar Hamzah mengatakan, kegia-tan seminar sebagai bentuk respon, sekaligus dukungan IST Akprind kepada pemerintahan Jokowi-JK yang menginginkan negara ini mandiri dan berdaulat di bidang teknologi. “Sebagai negara yang besar, sudah selayaknya Indonesia dapat memproduksi berbagai alat teknologi yang dibutuhkan masyarakat,” katanya.
Seminar teknologi ini mengambil tema “Membangun Daya Saing Bangsa dengan Kemandirian Sains dan Tek-nologi”. Untuk menyemangati para peserta, panitia meng-undang Guru Besar Fakultas Teknologi UI Johny Wahyu-adi M Soedarsono dan Dosen Fakultas Teknik UGM Dr Tumiran sebagai keynote speaker. (mar/jko/ong)