Sampai Akhir Tahun, Harus Penuhi Rp 3,4 T

JOGJA- Menjelang tutup tahun 2014, Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) DIJ bekerja keras mengejar target realisasi penerimaan pajak. Sampai pertengahan November ini, realisasi penerimaan pajak baru sebesar 67,54 persen atau Rp 2,3 triliun dari yang ditargetkan Rp 3,4 triliun.Kepala Pelayanan, Penyuluhan, dan Humas Kanwil DJP DIJ Ayu Norita Wuryansari mengatakan, pihaknya terus melakukan inten-sifikasi dan ekstensifikasi agar wajib pajak (WP) baru bisa ber-tambah. Apalagi masih banyak masyarakat yang belum bergabung dalam wajib pajak.
“Kami mencoba melakukan jemput bola dengan perluasan wajib pajak baru. Secara intensifikasi kami me-manfaatkan data-data yang sudah ada dengan menggunakan apli-kasi visitor tanpa bingung lokasi dan ‘tripple one’ bagi wajib pajak,” papar Ayu, pekan lalu.Sedangkan pola ekstensifikasi dilakukan dengan mengoptimal-kan sejumlah sektor regional. Seperti hotel dan restoran. Ada pula wajib pajak (WP) prominen, seperti dosen, dokter, notaris, artis, dan sebagainya.
Ayu mengungkapkan, tingkat kepatuhan pajak DIJ masih men-capai 71,64 persen dari target 72,5 persen. Tingkat kepatuhan WP orang pribadi masih di bawah target se-besar 70,22 persen. Sedangkan wajib pajak badan melampaui tar-get sebesar 93,73 persen.
Kanwil DJP DIJ mencatat reali-sasi penerimaan tiap KPP Pratama menunjukkan data penerimaan pajak hingga 12 November 2014. KPP Pratama Jogja mencapai 69,95 persen atau Rp 930,31 miliar, KPP Pratama Sleman mencapai 62,31 persen atau Rp 812,049. Di KPP Pratama Bantul sebesar 73,5 per-sen atau Rp 382,051 miliar dan KPP Pratama Wates mencapai 70,29 persen atau Rp 88,8 miliar.
“Pencapaian KPP Pratama Wono-sari mencapai 68,8 persen atau Rp 85,33 miliar,” ungkapnya.Hingga kini, DJP DIJ menerima per jenis pajak. Yakni, PPh sebesar 74,52 persen atau Rp 1,57 triliun, PPn dan PPNBM mencapai 54,66 persen atau Rp 672,5 miliar dan pajak lainnya sebesar 77,64 persen atau Rp 50,67 miliar. (bhn/hes/ong)