Diterjadi di Pasar Tradisional, Terutama Jenis Merah Keriting

MUNGKID – Harga semua jenis cabai di sejumlah pasar tradisional Kabupaten dan Kota Magelang melambung tinggi. Lonjakan harga terjadi hampir sepekan terakhir.Akibatnya, sejumlah pedagang mengeluhkan permintaan yang sepi dan keuntungan yang sedikit.Salah satu pedagang sayur di pasar tradisional Grabag, Yami, 33, me-ngatakan, harga cabai merah ke riting mengalami kenaikan cukup signi-fikan selama empat hari terakhir ini. Harga eceran cabai menembus Rp 50 ribu per kilogram (kg).
“Dibanding cabai lainnya, cabai keriting jauh lebih mahal,” ungkap Yami, kemarin (15/11).Pedagang asal Desa Ngasinan, Grabag, Magelang ini mengaku, untuk cabai jenis lain seperti ca-bai hijau mampu menembus harga Rp 25ribu. Sebelumnya, per kilogramnya dipatok Rp 20 ribu. Sementara, rawit merah dan hijau, harga ecerannya mencapai Rp 40 ribu per kilogram.
Yami menambahkan, tidak menge-tahui penyebab melambungnya harga eceran cabai tersebut.ia me-ngatakan, dalam sehari mendapat-kan pasokan 50 kilogram cabai dari pengepul dan petani di Ke-camatan Ngablak. Pasokan itu untuk memenuhi permintaan 3 – 4 hari
Meski pasokan lancar, dengan harga jual tetap tinggi, tetap menimbulkan persoalan. Yaitu, jumlah pembeli yang berkurang dan mengurangi keuntungan. “Saya tidak tahu penyebab tingginya harga cabai. Sekarang, pembelinya sedikit dan kurang karena mahal. Biasanya, beli seperempat sekarang hanya satu ons,” keluhnya.
Seiring melonjaknya harga cabai, sejumlah pedagang sayur mulai enggan berdagang cabai. Selain harus mengurangi margin keuntungan dari harga eceran, mereka tidak bisa menarik ke-untungan maksimal. Karena, permintaan cabai cenderung menurun.
Istikharoh, pedagang di Pasar Tegalrejo mengaku, belum ber-minat menjual cabai keriting, karena harganya semakin tak terjangkau konsumen. Menurut-nya, harga cabai keriting saat ini lebih dari dari Rp 45 ribu per kg. “Saya tak terlalu optimistis, komoditas ini akan laku terjual. Karena cabai rawit merah yang dijual dengan harga eceran Rp 40 ribu per kg saja, sepi peminat,” paparnya.
Hal sama dialami Siti Asanah, pedagang sayur di Pasar Rejo-winangun, Kota Magelang. Ia men-gatakan selama tiga hari terakhir, tidak berjualan jenis cabai keriting. Selain harga eceran cabai merah keriting mahal, jumlah pembeli cabai jenis itu juga menurun.
“Jika dijual dengan harga ece-ran Rp 50 per kg, jelas tidak akan laku terjual. Jika dijual dengan harga Rp 45 ribu- Rp 46 ribu per kg, jelas saya dirugikan,” katanya.Biasanya, Siti Asanah berjua-lan sayuran, termasuk aneka cabai. Karena tidak membeli cabai keriting, ia hanya men-jual cabai rawit merah dan cabai rawit hijau, dengan harga eceran Rp 40 ribu per kg. (ady/hes/ong)