Mengaku sebagai Wartawan Jawa Pos Group

PURWOREJO – Sejumlah pejabat di ling-kungan Pemkab Purworejo diresahkan dengan aksi oknum yang mengaku wartawan dan mencoba melakukan penipuan dan pemerasan. Beruntung, berkat koordinasi para pejabat dengan para wartawan yang bertugas di Kabupaten Purworejo, percobaan penipuan itu berhasil digagalkan.
Percobaan penipuan itu bermula saat sejumlah pejabat di Dinas Koperasi Perin-dustrian Perdagangan dan Pariwisata (Dis-koperindagpar) Kabupaten Purworejo dikontak melalui telepon oleh seseorang yang mengaku bernama Yudi dari media grup Jawa Pos.
“Kebetulan saya kenal wartawan-wartawan di Purworejo. Saya asing dengan nama itu, makanya saya mencoba konfirmasi ke teman-teman wartawan media cetak. Ternyata benar tidak ada wartawan yang bernama Yudi di Purworejo,” ujar Suhartini, Kepala Diskoperindagpar Purworejo, kemarin (17/11).
Suhartini menuturkan, oknum wartawan yang mengaku bernama Yudi itu sempat me-minta sejumlah uang dengan alibi bantuan pengobatan rekan wartawannya yang ber-nama Sigit. Awalnya oknum yang mengaku wartawan itu menghubungi Kabid Koperasi Titik Mintarsih dan Kabid Pariwisata Lilos.
“Sebelum meminta uang dengan dalih untuk pengobatan, oknum yang mengaku wartawan itu mengaku sudah koordinasi dengan anggota Komisi B DPRD Kabupaten Purworejo bernama Sudirman, padahal juga tidak ada anggota DPRD Purworejo yang bernama Sudirman,” tutur Suhartini.Penasihat Pewarta Harian Cetak Purworejo (PHCP) Gunarwan menegaskan, di Kabupaten Purworejo tidak ada wartawan media cetak yang bernama Yudi. Gunarwan men-duga itu sebuah upaya penipuan seperti yang terjadi di Pemkab Gunungkidul dan Kulonprogo DIJ. “Di dua daerah itu juga oknum yang mengaku wartawan namanya Yudi,” tegasnya.
Gunarwan mengimbau kepada para pe-jabat agar lebih waspada jika ada orang yang mengaku wartawan tapi tidak jelas medianya. Terlebih jika sampai meminta uang atau bahkan mengancam. “Kalau ada orang yang mengaku wartawan dan aneh-aneh, lang-sung hubungi kami atau koordinasi dengan Humas saja,” ujarnya. (tom/jko/ong)