GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA
KOMPENSASI BBM: Dua warga menunjukkan KPS dan uang sebesar Rp 400.000 di Kantor Pos Besar, Jogjakarta, Selasa (18/11).
PROGRAM Simpanan Keluarga Sejah-tera (PSKS) mulai disalurkan ke keluarga pemegang kartu perlindungan sosial (KPS). Setiap keluarga akan mendapatkan ban-tuan sebesar Rp 400 ribu untuk November dan Desember. Di DIJ, penyaluran PSKS baru untuk warga Kota Jogja. “Hari ini (kemarin, Red) baru Kota dulu, untuk kabupaten ditetapkan kemudian,” ujar Kepala Kantor Pos Jogja Ach Chaerul Hadi di sela proses penyaluran PSKS di Kantor Pos Besar Jogja, kemarin (18/11). Untuk wilayah DIJ terdapat 103 ribu pe-megang KPS yang akan mendapatkan ban-tuan. Di Kota Jogja terdapat 15.970 kelu-arga KPS dan pada hari pertama kemarin disalurkan kepada 127 pemegang KPS di Kelurahan Ngupasan.
Chaerul mengaku untuk penyaluran PSKS memang mendadak, setelah ada kepastian kenaikan harga BBM pada Senin malam. Menurut Chaerul, Kantor Pos baru menda-patkan keputusan penyaluran pada Selasa pagi. Setelah itu, pihaknya langsung meny-usun jadwal pengambilan bantuan PSKS dan memberikan undangan ke kelurahan. Kondisi itu pula, jelas Chaerul, yang mem-buat penyaluran PSKS hari pertama kema-rin relatif sepi.
Untuk penyaluran PSKS, yang merupa-kan kompensasi kenaikan harga BBM ini, untuk 45 kelurahan di Kota Jogja akan dilakukan 18-26 November 2014 di Kantor Pos Besar Jogja. Untuk bisa mencairkan bantuan PSKS, harus membawa KPS dan kartu identitas lain. Pengambilanya juga tidak bisa diwakilkan. “Hanya nama yang tercantum dalam KPS saja yang bisa men-cairkan,” ujarnya.
Sementara untuk warga yang KPS rusak maupun hilang, tetap bisa mendapatkan haknya. Mereka akan didata nama dan ala-mat untuk dicocokan datanya. Tetapi wak-tu pencairanya setelah jadwal yang telah ditentukan PT Pos Indonesia. Hal itu juga berlaku bagi warga pemegang KPS yang tengah berada di luar kota saat jadwal pen-cairan PSKS. (pra/laz/ong)