HENDRI UTOMO/RADAR JOGJA
TAK PANTAS DICONTOH: Dua dari enam tersangka kasus sabung ayam yang digelandang ke Mapolres Purworejo ini adalah perangkat desa.
PURWOREJO – Apa yang dilakukan dua perangkat Desa Suren, Kecamatan Kutoarjo, Purworejo ini tidak pantas ditiru. Betapa tidak, keduanya tertang-kap tangan polisi saat asyik berjudi sabung ayam bersama empat warga lainnya di Desa Kiyangkore-jo, Kecamatan Kutoarjo, Labupate Purworejo. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini mereka diamankan di Mapolres Purworejo bersama sejumlah barang bukti. Dua perangkat desa itu masing-masing Sumardi , 49, dan Subarman, 44. Keduanya perangkat Desa Suren. Sementara empat tersangka lainnya, Miswanto, 43, warga Desa Suren, Sutiyono, 39, warga Desa Bandungrejo, Kecamatan Bayan, Harjosuwito, 48, warga Kiyangkongrejo, Kecamatan Kutoarjo, dan Aman Partadijaya warga Desa Pasaranom Kecama-tan Grabag. Mereka bekerja sebagai petani dan buruh serabutan.
“Sabung ayam dilakukan di pekarang rumah war-ga. Polisi melakukan penggerebekan setelah menda-pat informasi dari warga yang resah dengan praktik judi sabung ayam di lokasi itu,” kata Kapolres Pur-worejo AKBP Roma Hutajulu SIK MSi, kemarin (19/11).Rhoma menjelaskan, proses penggrebegan dila-kukan sekitar pukul 11.00, tepat saat mereka tengah asyik melakukan sabung ayam. Barang bukti (BB) yang berhasil diamankan diantaranya dua ekor ayam jago, uang tunai Rp 230 ribu, satu buah lap, ember plastik dan jam dinding. “Mereka dijerat pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara,” tandasnya. (tom/jko/ong)