SETIAKY/RADAR JOGJA
MILAD:Din Syamsudin saat launching logo dan lagu Muktamar Muhammadiyah ke-47 Makassar, di UMY (18/11).

Logo Kapal Pinisi, Syair Lagu Ditulis Din Syamsudin

Sportarium UMY Selasa malam (18/11) dipenuhi ribuan warga Muhammadiyah dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka hadir dalam rangka milad ke 105 H/102 M Muhammadiyah. Yang istimewa dalam acara kali ini, Muhammadiyah sekaligus meluncurkan logo dan lagu muktamar ke-47 Muhammadiyah di Makassar, 3-7 Agustus 2015.
ALI MUFID, Jogja
MESKI diguyur hujan Selasa malam (18/11), peserta yang hadir tampak antusias menda-tangi gedung Sportarium UMY di Ring Road Selatan. Di halaman Sportarium tampak puluhan stand berdiri. Mereka bisa me-nikmati suguhan angkringan gratis yang telah dipersiapkan. Acara pemukaan dimulai pukul 20.30. Warga Muhammadiyah mulai memadati setiap sudut gedung Sportarium UMY. Me-reka menunggu launching logo dan lagu muktamar Muham-madiyah. Acara ini semakin semarak dengan kedatangan musisi Dwiki Dharmawan.
Peluncuran logo dan lagu pun dimulai. Mereka yang hadir tam-pak terdiam saat beberapa bre-godo Kraton Jogja membawa bendera Muktamar Muhamma-diyah untuk diserahkan secara simbolis kepada Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syam-sudin. Seremonial ini semakin semarak saat paduan suara mengiringi penyerahan bende-ra muktamar Muhammadiyah.
Logo muktamar Muhammadi-yah kali ini bergambar kapal pinisi yang sedang mengarungi lautan, dengan layar terkembang berupa angka 47 yang menunjuk-kan Muktamar Muhammadiyah ke-47. Kapal pinisi yang mem-bawa layar berbentuk angka 47 ini dilatari oleh sinar matahari terbit yang juga memuat tulisan Muhammadiyah dalam bahasa Arab. Simbol matahari terbit dengan tulisan Muhammadiyah ini sebagai lambang resmi orga-nisasi Muhammadiyah. Ada pun penggunaan kapal pinisi sebagai salah satu unsur logo muktamar karena muktamar tahun depan akan diselenggarakan di Makas-sar. Kapal pinisi merupakan ka-pal layar tradisional dari Suku Bugis dan Makassar.
Sementara lagu muktamar Mu-hammadiyah yang juga diluncurkan kali ini merupakan lagu berisikan tentang perjuangan Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah pen-cerahan. Syair lagu muktamar ini ditulis sendiri oleh Din Syamsuddin selaku Ketum Umum PP Muham-madiyah kemudian diaransemen oleh musisi Dwiki Dharmawan.
Din Syamsudin mengatakan, momentum Muktamar Muham-madiyah sedianya bisa diguna-kan untuk semangat membe-sarkan Muhammadiyah. Selain dalam lingkup syiar, Muham-madiyah juga memiliki banyak kontribusi dalam pengembangan bidang ekonomi.
“Momentum ini kiranya men-jadi sebuah gerakan, sebagai ge-rakan dakwah dan siap menghada-pi segala tantangan di masa men-datang,” kata Din. Menurut pria kelahiran NTB ini, Muhammadi-yah telah tumbuh dan berkembang menjadi gerakan dakwah di Indo-nesia. Termasuk dalam amal usaha yang menunjukkan kema-juan membanggakan. (*/laz/ong)