GUNAWAN/RADAR JOGJA
PERSIAPAN: Anggota Kodim 0730 Gunungkidul melakukan kroscek kelengkapan persenjataan, kemarin (20/11). Hal ini dilakukan sebagai tindakan siaga jika menghadapi kondisi darurat.

Siap Siaga Hadapi Kondisi Darurat

WONOSARI – Tidak ingin hal-hal buruk terjadi di wilayah Gunungkidul, Kodim 0730 melaksanakan pengecekan kesiapan pasukan. Mulai dari kemampuan personel, termasuk melakukan kroscek kelengkapan persenjataan jika sewaktu- waktu menghadapi kondisi darurat.
Dandim 0730 Gunungkidul Let-kol Arh Herman Tony mengatakan apel siaga tersebut dalam rangka mengantisipasi situasi wilayah menyusul demo anarki di sejum-lah wilayah yang memprotes kenaikan harga Bahan Bakar Mi-nyak (BBM).
“Hari ini kita melaks-anakan pengecekan kesiapan seperti personel maupun ma teriil. Tidak hanya itu, alkap (alat kel-engkapan) seperti senjata harus optimal dan siap digunakan. Un-tuk itu, senjata harus di cek ke-bersihannya,” kata Herman Tony usai apel, kemarin (20/11).
Dia menjelaskan senjata yang dibersihkan di antaranya SS1 V3 (senjata serbu satu varian tiga) dan pistol FN 46. Jika sudah ber-sih, maka harus dijaga dan dira-wat sebaik-baiknya. Karena jika senjata standar TNI AD itu kotor dan tidak siap operasional, ma-ka pada saat dibutuhkan bisa kalang kabut.
“Senjata bagi TNI adalah istri pertama kita,” ujarnya.
Disamping pengecekan dan pembersihan senjata, personel Kodim 0730 juga melakukan mengecekan kesiapan dalam alarm steeling. “Alarm steling merupakan suara yang sengaja dibunyikan agar menjadi per-hatian anggota untuk berkumpul dengan cepat,” ujarnya.
Ditanya mengenai jumlah per-sonel di Kodim 0730, Herman Tony menjelaskan bahwa jum-lahnya kurang lebih 1000 pasu-kan. Sedangkan untuk persen-jataan, kata dia, sejauh ini sudah mencukupi sehingga kalau se-waktu-waktu dibutuhkan bisa dipergunakan dengan cepat. “Seluruh senjata kami simpan di dalam gudang.
Jika sewaktu-waktu situasi dalam keadaan darurat tidak perlu mencari kemana-mana,” terangnya.Mengenai kesiapan personel, belum lama ini anggota juga mela-kukan latihan menembak di la-pangan tembak Puslatpur Rindam IV/DIP Paliyan.
Sejauh ini me-mang tidak ada kendala kaitan-nya dengan persenjataan. “Namun demikian, jika nanti membutuh-kan bantuan bisa berkoordinasi dengan Korem maupun Kodam,” tegasnya. (gun/ila/ong)