Tidak Hanya IMB, Wajib Sertakan Persetujuan Warga

MAGELANG- Pemkot Magelang meminta manajemen Hotel Citihub melengkapi perizinan, sebelum melanjutkan pembangu-nan di sisi barat. Selain melengkapi izin mendi-rikan bangunan (IMB), Pemkot juga minta manajemen hotel menyertakan persetujuan dari warga sekitar pembangunan hotel yang terletak di Jalan Gatot Subroto, Kota Magelang tersebut. “Untuk sementara, pihak ma-najemen hotel maupun pembo-rong belum diperbolehkan mengerjakan konstruksi sebelum syarat-syaratnya lengkap
Dari sekian banyak syarat itu, salah satunya pihak manajemen wajib melampirkan persetujuan dari warga sekitar,” kata Kepala Dinas Pertamanan dan Tata Kota (DKPTK) Kota Magelang Eri Widyo Saptoko, kemarin (24/11).Menurut Eri, berbagai per-syaratan tersebut, salah satunya juga akan digunakan untuk uji kelayakan konstruksi bangunan. Hal itu meliputi, kesesuaian struktur bangunan dengan kajian yang dilakukan tim pengawas.
“Kalau belum berizin, otomatis kami kesulitan memberikan kajian itu. Nah, sekarang pihak manajemen tengah melaksana-kan proses izin berikut admi-nistrasinya. Sepanjang belum lengkap, walau hanya kurang satu saja, tetap konstruksi tidak boleh dilanjutkan,” tegasnya.Bila belum sesuai pandangan tim pengawas, dimungkinkan bangu-nan untuk dikonstruksi ulang. Se-bab, ia menilai struktur bangunan yang tidak standar bisa berpotensi membahayakan warga sekitar.
“Maka dari situ, kami akan melakukan kajian mendalam. Yaitu, untuk menilai jenis bangu-nannya seperti apa. Apakah layak atau tidak. Kajian itu akan dilakukan setelah persyaratan dan izin dilengkapi,” paparnya.Eri berharap, manajemen Ho-tel Citihub segera merespons persoalan ini. Termasuk me-layangkan persetujuan dari warga sekitar dalam radius ter-tentu. Tentu saja dengan melam-pirkan beberapa fotokopi KTP warga sebagai buktinya.
Saat dikonfirmasi, Heru An-toni, mewakili Manajemen Ho-tel Citihub mengaku, tengah berkoordinasi dengan ketua RT dan RW yang berada di Kampung Jagoan, Jurangombo Utara, Ma-gelang Selatan. Ia juga memas-tikan, untuk sementara ini tidak ada aktivitas pembangunan di sisi barat Hotel Citihub. “Mengenai satu hari setelah ke-datangan Satpol PP dan ada akti-vitas itu karena beberapa pekerja mau memberesi peralatan. Saya juga sudah bilang sama mandor-nya untuk sementara dihentikan dulu. Tapi yang namanya orang kan beda-beda,” kilahnya.
Ia berdalih, anjuran penghentian sementara itu tidak dituruti para pekerja bangunan, karena alasan lembur. Bahkan, saat ditanya ka-rena aktivitas itu seringkali dilaku-kan hingga dini hari, Heru juga mengaku karena mayoritas pekerja ingin menambah jam kerja. “Bukan instruksi dari kami kalau soal itu (sampai dini hari). Itu inisiatif pekerja saja. Intinya saya cuma sebagai kuli saja di sini. Bekerja buat kebutuhan keluarga,” katanya.Untuk sementara ini, ungkap Heru, pihaknya lebih fokus pada perizinan agar cepat tuntas. Ia berencana melakukan koordinasi dengan warga sekitar pembangunan untuk memecahkan masalah ini. “Kami ada rencana untuk ko-ordinasi dengan warga di sini. Kemungkinan minggu-minggu ini ada pertemuan dengan war-ga,” katanya. (dem/hes/ong)