ALI MUFID/RADAR JOGJA
BANGUN MASJID: Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI MS Fadhilah melakukan peletakan batu pertama pembangunan masjid di Lapangan tembak laras panjang milik Korem 072/Pamungkas yang berada di Dusun Bantar Rejo, Banguncipto, Sentolo. Harapannya tempat ibadah ini bisa digunakan bersama warga.

Jalin Hubungan Harmonis dengan Masyarakat

KULONPROGO – Lapangan tembak laras panjang milik Korem 072/Pamungkas yang berada di Dusun Bantar Rejo, Banguncipto, Sentolo akan dilengkapi sarana ibadah. Ya, selain menjadi pusat latihan tembak anggota Korem 072/Pamungkas, di lapangan ini juga segera dibangun masjid untuk digunakan sebagai sarana ibadah prajurit dan masyarakat setempat.
Lapangan tembak laras panjang ini meru-pakan lokasi para prajurit TNI AD di wilayah Korem 072/Pamungkas melatih kemampu-annya menembak. Keberadaan lapangan ini yang cukup dekat dengan rumah penduduk, sehingga dirasa perlu adanya sarana ibadah.
Dengan demikian, masyarakat juga bisa menggunakan masjid itu untuk kegiatan keagamaan.
Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI MS Fadhilah mengaku senang dengan adanya sarana ibadah di sekitar lapangan tersebut. Terlebih, ada yang mengulurkan tangan dan mendonasikan hartanya untuk membantu sesama. Keberadaan sarana ibadah ini di-harapkan memelihara hubungan harmonis antara prajurit dengan masyarakat.
“Nanti kalau sudah jadi dijaga bersama-sama dan kebersihannya juga dijaga dengan baik. Kami sepakat masjid ini nanti akan dinamai Sasjid Alkautsar,” kata Danrem usai melakukan peletakan batu pertama, kemarin (25/11).
Danrem menambahkan saat masjid sudah jadi, maka kemungkinan digunakan sebagai kegiatan keagamaan. Untuk itu, semua pihak diimbau untuk bertanggung jawab untuk sisi keamanannya. Di samping masjid ada selokan sehingga Danrem mengimbau agar dipasang batas pengaman.
“Saya ingin masjid ini nanti dibuat simpel saja agar pemeliharaannya mudah, sedikit terbuka agar lebih segar karena banyak angin masuk. Mungkin juga tidak perlu banyak kayunya, saya lihat di sini lebih cepat lapuk,” ujarnya.
Sementara itu, Komandan Kompi Markas Kapteb Kav Sudarmaji menambahkan masjid tersebut rencananya akan dibangun seluas 8×11 meter. Masjid tersebut diperkirakan mampu menampung 70 jamaah. “Kami per-kirakan pembangunan akan selesai dalam waktu tiga bulan ke depan. Nantinya, masjid juga bisa dimanfaatkan warga sekitarnya,” ujarnya. (fid/ila/ong)