HENDRI UTOMO/RADAR JOGJA
RATA TANAH: Rumah Samsuri, warga Kampung Tuk Songo RT 02 RW 03, Purworejo yang ambruk karena lapuk dimakan usia, kemarin.
PURWOREJO – Rumah Samsuri, 110, warga Kampung Tuk Songo RT 02 RW 03, Purworejo ambruk, kemarin (26/11). Rumah semipermanen itu rata dengan tanah akibat pondasi yang rapuh dan tak kuat menahan tingginya curah hujan. Beruntung, saat kejadian seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri.Samsuri menjelaskan, rumahnya berada di tanah seluas 6 x 9 meter dan belum pernah direhab sejak berdiri tahun 1975 silam. Samsuri masuk kategori keluarga miskin “Gakin” penerima program BLT dan Raskin.
“Saat kejadian saya tengah duduk di pintu depan, saat rumah bergerak roboh, istri saya langsung menarik saya keluar kemudian bruk, ambruk,” jelasnya.Musibah itu terjadi sekitar pukul 06.30. Samsuri selama ini tinggal di rumah ter-sebut hanya bersama sang istri Wariyem, 70. Akibat kejadian itu, seluruh isi rumah termasuk perabot rumah tangga rusak terkubur puing bangunan. “Istri saya baru saja mau pergi ke Kantor Pos untuk men-cairkan BLT,” imbuh Samsuri.
Samsuri mengungkapkan, dengan kondisi rumah yang sudah tidak bisa ditempati, untuk sementara waktu ia memutuskan untuk merepotkan tetangganya. “Sementara saya tinggal di rumah tetangga, tidak tahu sampai kapan,” ungkapnya.Tentangga Samsuri Wakiran, 73, warga dibantu anggota Koramil Kota telah mela-kukan kerja bakti membersihkan puing reruntuhan. Sejauh ini keluarga Samsuri memang dikenal sebagai warga yang kurang mampu dan sering dimintakan bantuan.
“Sesaat setelah kejadian warga langsung gotong royong membantu. Korban me-rupakan keluarga tidak mampu, selama ini sudah sering diusulkan agar menda-pat bantuan rehab rumah. Namun tidak kunjung terelasasi,” ucapnya.
Lurah Purworejo Rita Purnama S STP menyatakan, pihaknya segera berkoordi-nasi dengan pihak terkait untuk memikirkan kondisi rumah korban. “Setelah meninjau, saya langsung lapor bupati, dan menghubungi dinas sosial. Saat ini sudah ada beberapa bantuan yang disalurkan dari Dinsos seperti sembako, matras, dan terpal,” katanya.
Menurut Rita, pihaknya pernah meng-usulkan bantuan rehab rumah, salah satunya melalui Korpri. dan sampai saat ini masih masuk daftar tunggu. “Untuk kelurahan Purworejo sudah mendapatkan bantuan untuk 10 rumah. Kalau rumah korban masih masuk dalam daftar tunggu,” terangnya. (tom/jko/ong)