JOGJA – Forum LSM DIJ menca-tat dua nama calon komisioner Lembaga Ombudsman Daerah (LOD) DIJ yang terindikasi tidak indepen-den dan partisan. Itu diketahui se-telah Forum LSM mengecek Daftar Calon Tetap (DCT) di KPU, di mana dua nama dari 20 calon yang lolos sampai ujian tertulis ternyata masuk daftar caleg 2014 lalu.
Ketua Dewan Pengurus Forum LSM DIJ Beny Susanto menga-takan, dua nama calon komisio-ner LOD DIJ sebelumnya tercatat sebagai caleg DPRD DIJ dan ca-leg DPRD Sleman. Keduanya bahkan menduduki urutan nomor satu dalam pileg. Meski tidak lolos ke kursi dewan, pendaftaran sebagai komisioner LOD DIJ ada ketentuan bahwa yang bersang-kutan tidak aktif dalam partai politik untuk beberapa tahun.
“Ada indikasi bahwa dua calon komisioner LOD DIJ tidak inde-penden. Ini sudah keluar dari fungsi sebagai pengawas pemerin-tahan,” kata Beny kemarin (26/11).
Beny menyebutkan, berdasar-kan Pergub 69 Tahun 2014 pasal 5 diatur bahwa prinsip kerja LOD DIJ adalah bersifat independen.
Selain itu di dalam pasal 1 juga disebutkan bahwa lembaga daerah ini bersifat independen untuk mengawasi penyelenggaraan pemerintahan dan badan usaha, khususnya pelayanan publik.
Jika melihat pada aturan itu, maka jelas bahwa calon anggota komisioner LOD DIJ harus benar-benar independen. Nah, ketika persoalan ini sudah muncul maka pihaknya meminta agar Pansel LOD DIJ tidak meloloskan yang bersangkutan ke tahap berikutnya
“Jika diloloskan maka kami akan beraudiensi dengan Gubernur DIJ untuk bersama-sama men-cermati hal ini dan tidak mema-sukkan dalam SK LOD DIJ 2015-2018,” imbuhnya.
Situasi ini dinilai sebagai kete-ledoran pansel dalam menye leksi calon komisioner LOD DIJ. Apa-lagi Forum LSM DIJ sendiri me-lihat dua calon komisioner ter-sebut belum lama ini terlibat dalam panggung politik. Meski belum dipastikan apakah yang bersangkutan masih aktif dalam kepengurusan partai, pihaknya mengkhawatirkan jika seleksi ini sarat akan kepentingan politik.
Sementara itu Ketua Pansel Achiel Suyanto menerangkan, sejak awal calon komisioner LOD DIJ sudah melalui tahap wawancara menge-nai latar belakangnya. Itu dimaksud-kan agar para calon benar-benar independen dalam rangka penga-wasan kepada pemerintah.
“Sejak awal mereka sudah mela-lui tahap wawancara. Tentang latar belakang pekerjaannya, termasuk urusannya dengan partai politik,” kata Achil.
Dalam kasus yang ditemukan Forum LSM DIJ, Achiel menya-rankan agar mereka memberikan catatan terkait temuan itu untuk direkomendasikan kepada pan-sel. Sehingga nanti tim pansel akan mendalami temuan itu. Namun demikian ia menegas-kan bahwa ketika calon komisio-ner itu pernah terlibat dalam pencalegan yang diusung oleh parpol, maka tidak menjadi per-soalan. “Selama mereka bukan pengurus parpol aktif, ya tidak masalah,” ujarnya. (fid/laz/ong)