BLH DIJ FOR RADAR JOGJA
KEMEBUL: Petugas BLH DIJ sedang menguji emisi gas buang sebuah mobil pribadi di depan LPP jalan Urip Sumoharjo belum lama ini.
BADAN Lingkungan Hidup (BLH) DIJ terus melakukan pemantauan dan pengendalian pencemaran udara. Langkah itu dilakukan seiring terus bertambahnya jumlah kendaraan bermotor yang beroperasi di jalan raya. Setiap tahun, motor dan mobil yang lalu lalang di jalan raya di DIJ cenderung terus bertambah.”Tambahan jumlah motornya cukup besar. Terutama kendaraan pribadi pelat hitam. Ini yang perlu diwaspadai dan diantisipasi,” ungkap Kabid Pengendalian Pencemaran Lingkungan BLH DIJ Agus Setianto kemarin (26/11).
Agus mengakui, kondisi itu ikut menjadi penyumbang terjadinya pencemaran udara ambien di pinggir jalan raya. Menyikapi itu, maka dibutuhkan upaya pengendalian kualitas udara ambient. Caranya dengan mengendalikan emisi gas buang kendaraan bermotor.”Pengendalian uji emisi itu yang harus terus dilakukan,” ingat birokrat yang sedang menyelesaikan program doktor ilmu lingkungan di UNS Surakarta ini.
Hasilnya, lanjut Agus, kualitas udara di pinggir jalan raya masih dalam kategori di bawah baku mutu. Namun demikian, kondisi tersebut tidak boleh membuat lengah. Upaya pengendalian dan antisipasi harus secara konsisten dilakukan. Ia mengatakan, pengendalian melalui uji emisi itu sebaiknya juga giat dilakukan pemkab dan pemkot se-DIJ. Dari lima daerah, baru Pemkot Jogja yang telah memiliki peraturan daerah (perda) terkait uji emisi.Harapannya, langkah itu juga dilakukan empat pemkab lain di DIJ. “Perda itu tentunya akan ditindakanjuti dengan peraturan wali kota sebagai aturan pelaksananya,” terangnya.
Pengendalian emisi gas buang kendaran bermotor merupakan implementasi dari Perda Provinsi DIJ No 5 Tahun 2007 tentang Pengendalian Pencemaran Udara dan Peraturan Gubernur DIJ No 39 Tahun 2010 tentang Baku Mutu Emisi Gas Buang Sumber Bergerak Kendaraan Bermotor. Kedua peraturan tersebut menjadi dasar BLH mengadakan uji petik emisi kendaraan bermotor. Secara periodik BLH mengadakan uji petik emisi kendaraan bermotor di sejumlah lokasi.