BAHANA/RADAR JOGJA
BELAJAR MENGAJAR: Smartfren berinisiatif untuk membantu proses belajar mengajar siswa dengan memberikan bantuan router wi
Dukung Pendidikan, Berikan Router Wifi
SLEMAN – Penggunaan layanan data tak sekadar untuk komuni-kasi semata. Namun juga memi-liki andil dalam penyampaian informasi, termasuk dalam pro-ses pembelajaran yang di ling-kungan sekolah.Head Marketing and Corporate Strategy Smartfren Roberto Saputra menjelaskan keberadaan tekno-logi membuat siswa semakin pintar baik secara kognitif dan afektif. Sebab keberadaan tekno-logi internet bisa menjadi jendela bagi para pelajar.
“Sekarang ini dunia sudah da-lam genggaman. Mereka yang tertinggal terhadap informasi akan semakin tertinggal hidup-nya,” jelasnya belum lama ini.Berangkat dari situ, Smartfren berinisiatif untuk membantu pro-ses belajar mengajar siswa dengan memberikan bantuan router wifi. Salah satunya diberikan ke-pada SMP Kanisius Pakem, Sleman.Menurut Robert kedepannya router wifi yang diberikan dapat memberi dampak panjang. Meski muridnya berganti-ganti, masih akan tetap bisa menikmati tek-nologi tersebut di sekolah. “Apa-lagi akses kami telah bisa dinik-mati meski berada di lereng Merapi,” tutupnya.
Kepala SMP Kanisius Pakem Indra Purnama menuturkan untuk pembelajaran yang sumbernya dari luar, pihak sekolah memang menyediakan internet. Melalui internet ini siswa bebas mencari informasi yang berkenaan dengan dengan kegiatan belajar. “Meski terletak di lereng Merapi, bukan berarti kami cuek dengan kema-juan teknologi. Kami sudah mulai mengenalkan internet pada siswa sejak 2004,” terangnya.
Indra menerangkan anak-anak diberikan kebebasan untuk mengambil berbagai ilmu melalui internet. Guna memproteksi dari website yang menyediakan konten negatif seperti pornografi, pihak sekolah sudah mengantisipasinya dengan menyediakan perangkat software yang mampu menangkal konten-konten pornografi.Proteksi terhadap konten- konten pornografi cukup beralasan. Sebab, setelah diintegrasikannya TIK ke semua mata pelajaran, hampir setiap murid menghabiskan waktu belajar dengan mengguna-kan perangkat komputer.
Saat disinggung mengenai ban-tuan router wifi yang diberikan oleh Smartfren, Indra mengaku hal ter-sebut sangat membantu. Apalagi selama ini sekolah memimpikan terbangunnya perpustakaan digital.Melalui perpustakaan digital, siswa tidak perlu repot lagi dalam mencari referensi dari buku. Sebab dengan fasilitas perpus-takaan digital yang terkoneksi dengan internet, siswa cukup memasukan kata kunci, secara otomatis bahan bacaan yang dicari akan tersedia
“Dengan akses internet yang mudah melalui wifi, kami ber-harap bisa mewujudkannya,” terang Indra. (bhn/ila/ong)