Pekan Depan Masukkan Banding

SLEMAN-PSS Sleman sudah benar-benar siap melayangkan banding secara kolektif untuk para “terpidana” kasus sepak bola gajah. Selain sudah mengi-rimkan pernyataan banding ke Komisi Banding (Komding) PSSI, PSS juga sudah membentuk tim penasihat hukum.
Karena itulah, PSS beserta tim hukumnya yang dikepalai advokat senior Achiel Suyanto sudah mu-lai menyiapkan memori banding. Terlebih lagi Achiel sudah mulai mempelajari Surat Keputusan (SK) Hukuman untuk pemain dan ofisial yang terkena hukuman dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.
Dihubungi kemarin, Direktur PT Putra Sleman Sembada (PT PSS) Supardjiono memastikan, memori banding sudah dikirim-kan pekan depan.Terlebih lagi batas waktu peng-ajuan banding memang jatuh pada Kamis pekan depan. “Ya kan batas waktu mengajukan banding itu 14 hari setelah kepu-tusan. Karena itulah pekan depan memori banding akan kami layangkan,”jelasnya.
Tetapi Pardji tidak menjamin kalau penyusunan memori ban-ding rampung sebelum kamis pekan depan. Selain harus di-susun secara matang, orang yang hukumannya dibanding PSS sangat banyak. Selain seluruh penggawa yang berada di daftar susunan pemain (DSP), PSS juga membanding hukuman untuk pelatih Herry Kiswanto (Her-kis), dua asisten Edi Broto dan Erwin Syahrudin, manajemen tim yang dianggap terlibat serta ofisial lainnya.
Pardji mengaku yakin kalau batas waktu pengajuan banding sebenarnya bukan dua minggu setelah keputusan dibuat. Melain-kan dua pekan usai SK hukuman dikeluarkan
“Amannya sebelum kamis kami sudah melayangkan memori ban-ding. Tapi karena yang dibanding banyak belum tentu bisa selesai sebelum Kamis. Saya sendiri yakin sebetulnya yang dimaksud kom-dis soal batas waktu banding adalah dua pekan setelah SK keluar,” jelasnya.
Achiel mengatakan, sampai sekarang pihaknya masih mem-pelajari SK yang sudah di keluarkan Komdis. Karena itulah, sosok yang memang sangat berpenga-laman menangani kasus-kasus olahraga ini belum dapat mem-berikan komentar. “Sampai se-karang SK-nya masih saya pela-jari. Untuk itu belum bisa ko-mentar banyak juga. Setelah dipelajari tentunya kami akan membuat memori banding dengan segera,” paparnya.
Sesepuh sepak bola Sleman Hen-dricus Mulyono optimistis banding yang dilayangkan manajemen PSS berhasil mengurangi masa huku-man pemain dan ofisial secara signifikan. Apalagi dia melihat manajemen mempersiapkan ban-ding ini dengan sangat serius. Sosok yang juga akrab disapa Mbah Mul tersebut pun mengapresiasi penunjukkan Achiel sebagai tim kuasa hukum. Pasalnya Achiel adalah pengacara handal yang cukup berpengalaman di bidang hukum olahraga.
“Saya yakin banding ini akan sukses besar. PSS ternayata sangat serius melakukan banding. Sampai-sampai menunjuk pengacara berpengalaman se-perti Pak Achiel untuk menanga-ni perkara sepak bola gajah,” sergah pria yang juga Ketua Umum (Ketum) PSSI Kabupaten Sleman tersebut. (nes/din/ong)