TAMAN KULINER FOR RADAR JOGJA
GEMULAI: Anak-anak terlihat ceria dan gembira ketika membawakan tarian yang dilombakan pada even Parade Kesenian dan Jajanan Nusantara 2014 di Taman Kuliner.
SLEMAN – Ada yang berbeda di Taman Kuliner dari tangggal 27 hingga 29 Novem-ber lalu, suasana riuh dengan tawa anak-anak begitu meriah. Pasalnya, di sana sedang diadakan Parade Kesenian dan Jajanan Nusantara 2014.Kepala UPT Taman Kuliner Danu Wibawa Usahani mengatakan kegiatan ini merupa-kan salah satu upaya Taman Kuliner dalam hal mengembangkan kegiatan seni dan budaya.
Salah satu caranya dengan merang-kul beberapa komunitas seni, sekolah dan seniman untuk ikut berpartisipasi. Misalnya saja seperti sekarang ini, lanjutnya, Taman Kuliner dijadikan tem-pat oleh beberapa komunitas seni dan mahasiswa untuk latihan tari dan menya-nyi. “Kalau yang sudah bekerjasama ba-nyak. Ada Sanggar Bedayong, Bukonk Betaya dan komunitas Sunday Morning dengan Slow Rock Night,” ujarnya.
Selain itu, Danu berharap dengan adanya Parade Kesenian tersebut dapat menghidupkan kembali Taman Kuliner yang saat ini seolah mati suri. Mengingat jumlah pengunjung dan pemanfaatan dari lokasi ini jauh dari perkiraan. “Kami sendiri sampai saat ini masih memberikan kesempatan bagi para komu-nitas untuk menggunakan Tamkul (Taman Kuliner) sebagai lokasi penyelenggaraan even. Kita masih sangat-sangat terbuka. Monggo kalau mau pakai tinggal izin ke UPT saja,” tandasnya.
Sementara itu, TK Harapan Gandok ber-hasil mendapat juara pertama lomba tari tradisional dalam pagelaran budaya bertajuk Parade Kesenian dan Jajanan Nusantara 2014 di Taman Kuliner Condongcatur. Se-bagai pemenang, TK Harapan Gandok berhak membawa pulang hadiah berupa uang pembinaan senilai ratusan ribu rupiah dari Dinas Pasar Kabupaten Sleman.
Setelah melalui beberapa seleksi yang cukup ketat TK Harapan Gandok akhirnya unggul 15 poin dari rivalnya TK Budi Mulya dan TK Khalifah. Budi Mulya dengan skor 920 dan TK Khalifah 965. “Dua-duanya hebat. Masing-masing TK bersaing dengan sangat suportif. Semua-nya kompak,” katanya.Ada sekitar belasan TK dari Kabupaten Sleman mengikuti kegiatan tersebut. Di antaranya TK Pandean Sari, TK Tunas Wisata, TK Budi Mulya 2, TK KHalifah Kab, TK KHalifah W, TK Islam Amal Kasih, dan, dan TK Mardi Putra. (cr/ila/ong)