MAGELANG – Gerbong per-gantian pejabat terjadi di ling-kungan Polres Magelang Kota. Kali ini, pejabat yang dimutasi adalah Kasat Reskrim. Pergeseran terjadi dari AKP Suyatno ke AKP Herie Purwanto. Lengser dari Kasat Reskrim, selanjutnya AKP Suyatno men-duduki posisi baru sebagai Paur Subbaganev Bagbinopsnal Distabhara Polda Jawa Tengah. Sedangkan AKP Herie, sebelum-nya menjabat Kasat Binmas Polres Pekalongan.Selama menjabat Kasat Reskrim, Suyatno berhasil mengungkap sejumlah kasus kriminal yang dikatakan penting. Salah satu yang diungkap adalah kasus bom molotov di rumah wartawan. “Sertijab hal biasa dalam in-stitusi kepolisian. Dari tugas itu dibutuhkan kemampuan anti-sipasi yang proaktif dan profe-sional. Termasuk melaksanakan program-program kepolisian,” kata Kapolres AKBP Zain Dwi Nugroho, saat memimpim serah terima jabatan.
Dengan mutasi jabatan tersebut, Kapolres berharap bisa memberi konstribusi positif dan kemajuan kepolisian. Khususnya dalam menanggulangi persoalan ke-amanan masyarakat. Selain itu, juga membangun kerja sama dengan berbagai pihak. “Saya harap, dengan jabatan baru yang disandang, mereka mampu meningkatkan pelaya-nan publik dan pembersihan internal. Program unggulan harus dilaksanakan. Seperti transparansi proses penyidikan dan lainnya,” tegasnya.
Transparansi menjadi bagian dari program yang dinamakan Quick Wins. Empat program yang digalakkan adalah quick respons, transparansi pelayanan SIM, STNK, dan BPKB. Kemudian, transparansi rekruitmen Polri, dan transpa-ransi proses penyidikan. Caranya dengan menerbitkan surat pem-beritahuan perkembangan hasil penyidikan (SP2HP). “Satuan reskrim harus mampu memberi pelayanan prima pada masyarakat. Terutama berkaitan pelayanan penyidikan perkara secara objektif, transparan, cepat, dan akuntabel. Juga inovasi dan motivasi dalam meningkatkan kinerja,” jelasnya.
Ia berharap kedua perwira yang segera melaksanakan tugas baru ini dengan cepat beradaptasi di lingkungannya masing-masing.Menurutnya, jabatan Kasat Reskrim adalah tugas yang stra-tegis. Selama ini, walau Kota Magelang termasuk kota kecil, banyak perkara kriminalitas terjadi. Karenanya, ini semestinya mendapat pengawasan ekstra ketat. “Tugas yang baru ini tidak ringan. Perlu adanya pemikiran dan langkah solusi mengantisipasi ancaman yang bisa mencoreng kamtibmas di wilayah hukum Polres Magelang Kota,” katanya.(dem/hes/ong)