RADAR JOGJA FILE
POTENSI LOKAL:Johan Arga saat berkostum PSIM Jogja. Setelah pulih dari cedera panjang, dia siap kembali bermain untuk PSIM Jogja, tetapi juga membuka peluang klub lain yang lebih menantang.
JOGJA – Persaingan menjadi pemain PSIM Jogja musim depan bisa jadi bakal ramai. Sebab ada beberapa mantan penggawa PSIM yang bisa kembali memperkuat Laskar Mataram pada Divisi Utama musim 2015. Salah satunya adalah penyerang PSIM pada musim kompetisi 2011/2012 dan 2013 Johan Arga.Pada musim 2013, Johan sempat menjadi ikon Laskar Mataram. Penampilan apiknya membuat pemain yang pernah dibina PS HW ini digadang-gadang sebagai bintang masa depan PSIM. Sayang cedera lutut parah yang didapatnya pada laga lawan persewangi Banyuwangi membuatnya harus mengakhiri musim 2013 lebih cepat. Musim 2014, Johan tidak bisa langsung bermain karena wajib menjalani pemulihan pasca operasi lutut.
Saat ini kondisi Johan sudah pulih 100 persen. Beberapa kali, kakak dari pemain Persiba Bantul U-21 mu-sim lalu Krisna Adi Dharma tersebut turun di beberapa kejuaraan antar kampung (tarkam). Dia pun seperti-nya sudah siap kembali terjun di kancah sepak bola professional.Asisten Pelatih PSIM musim lalu, Erwan Hendarwanto menuturkan, peluang Johan kembali memperkuat klub kebanggaan Brajamusti dan The Maident memang cukup besar. Erwan memang belum kembali melihat per-mainan Johan usai pulih dari cedera lutut. Tapi dia tahu Johan sangat siap main lagi di Divisi Utama. “Bila melihat kondisinya sekarang saya rasa dia punya peluang sangat besar kembali memper-kuat PSIM. Ditambah lagi dia adalah pe-main binaan klub lokal Jogja,” jelasnya.
Namun sebelum bisa dipanggil ikut seleksi di PSIM, tentunya Johan harus direkomendasikan dulu ke manajemen PSIM. Apalagi, selama ini PSIM jarang sekali menggunakan sistem seleksi terbuka. “Soal rekomendasi ini kan juga harus dibicarakan juga oleh tim pelatih lainnya,” tukas pria yang juga melatih PS GAMA ini.
Senada dengan Erwan, pelatih ke-pala PSIM musim lalu Seto Nurdiyantara juga mengatakan Johan bisa saja direkomendasikan tim pelatih musim lalu kepada manajemen PSIM. Hanya saja, langkah Johan kembali menjadi pemain andalan PSIM tidak akan mudah mengingat dia bakal bersaing dengan peng-gawa-penggawa yang diantaranya punya usia le-bih muda darinya.”Jangankan Johan, pemain musim lalu yang kami rekomen-dasikan untuk dipertahankan pun belum tentu bertahan. Sebab bisa jadi mereka menurun. Siapapun pelatih PSIM musim depan juga harus cermat betul memantau kebugaran Johan yang sudah lama tak turun di profesional,” tegasnya.
Dimintai keterangan soal kemun-gkinan balik ke PSIM, Johan menga-takan beberapa pekan lalu dirinya menjalin komunikasi dengan Erwan. Secara jujur, ia sangat ingin berkostum Laskar Mataram pada musim kom-petisi tahun ini.Tapi, Johan belum memastikan apa-kah bakal serius memperjuangkan satu tempat di PSIM. Pasalnya ia juga bermintat menjajaki seleksi di klub lain. Dua tim DIJ PSS Sleman dan Persiba Bantul juga dibidiknya sebagai pelabuhan baru. “Jujur saja saya ingin sekali main di PSIM lagi. Namun kalau ada tawaran lebih baik kenapa tak diambil,” be-bernya. (nes/din/ong)