Nasib Pemain di Tangan Delegasi

SLEMAN – Status sebagai voter di Kongres Tahunan PSSI 4 Januari mendatang akan dimanfaatkan PSS Sleman untuk memperjuangkan nasib penggawa musim 2014 yang terhukum akibat skandal sepak bola gajah. Demi memperlancar misi ini, PT Putra Sleman Sembada (PT PSS) selaku badan hukum pengampu Super Elang Jawa (Super Elja) pun menunjuk dua orang pengurus lama ke arena kongres, Hotel Borobudur, Jakarta.Dua delegasi tersebut adalah sosok-sosok yang berada di di-reksi PT PSS musim 2014, Puji Prasetyo dan Supardjiono.
Puji akan bertindak sebagai delegasi utama sedangkan Pardji cuma sebagai pendamping. Ditunjuknya Pardji sebagai pendamping lan-taran pengalamannya yang kaya sebagai manajer PSS.Direktur Utama (Dirut) PT PSS Soekeno mengatakan ditunjuknya dua pengurus lama sebagai de-legasi kongres memang dimaksud-kan untuk memperlancar pemuti-han hukuman terhadap para penggawa Super Elja. Apalagi sesuai hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), penanganan sanksi sepak bola gajah dipasrahkan pada Supardjiono dan jajarannya. “Mereka kami utus karena me-mang masih punya tanggung jawab membebaskan pemain dari sanksi berat sepak bola gajah. Itu juga sesuai dengan hasil RUPS kan,” jelasnya.
Seperti yang diketahui, tiga pe-main PSS, yakni Riyono, Hermawan Putra Jati dan Agus Setia-wan terkena sanksi tak bo-leh aktif di sepak bola seumur hidup karena dianggap sebagai eksekutor sepak bola ga-jah. Pemain lain yang berada di lapangan kala rentetan gol bunuh diri terjadi Anang Hadi, Moniea-ga Bagus Suwardi dll disanksi selama lima tahun. Terkait apa yang akan dibawa dalam kongres, Puji mengatakan jelas nasib pemain PSS akan dia perjuangkan. Namun ada agenda lain yang juga tak kalah penting, yaitu meminta kejelasan kapan kompetisi Divisin Utama 2015 digulirkan.
Akhir tahun lalu, CEO PT Liga Indonesia (PT LI) Joko Driyono memang sudah menyatakan ka-lau kompetisi kasta kedua ber-gulir 19 Februari. Tapi Puji meya-kini jadwal tersebut masih tentatif. “Ya semoga saja di kongres ini kapan kompetisi digulirkan jelas. Ini juga berkaitan dengan per-siapan yang dilakukan PSS me-nyongsong musim kompetisi terbaru,” imbuhnya.
Di bagian lain, manajemen baru PSS terus melakukan penggodo-gan terhadap kandidat pelatih yang sudah melamar. Manajer PSS Haru Setiawan berharap se-belum kongres PSSI nama-nama tersebut sudah bisa dikerucutkan. Nanti usai kongres pihaknya tinggal melakukan pemanggilan saja.”Semoga saja waktu dekat na-manya sudah mengerucut. Kami kan juga harus memanggil bebe-rapa kandidat untuk diwawan-cara,” paparnya.Sejauh ini nama-nama beken sudah menyatakan minatnya membesut Super Elja. Pelatih PSS musim 2011/2012 Widyantoro digadang-gadang menjadi calon terkuat. Tapi dia akan disaingi Bonggo Pribadi, Wanderley Ju-nior dll. (nes/din/ong)