AHMAD RIYADI/RADAR JOGJA
INOVASI TEKNOLOGI: Anang Prasetyo menunjukkan alat penyiram ladang sayur otomatis berbasis kemandirian energy, kemarin. Atas karyanya ini, Anang menjuarai kompetisi GS Astra Power Of Innovation Award 2014, di Jakarta.

Berhasil Ciptakan Penyiram Ladang Sayur Otomatis

JOGJA – Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), kembali mengukir pre-stasi. Kali ini, mahasiswa Pendidikan Teknik Elektronika FT UNY Anang Prasetyo berha-sil menjuarai ajang GS Astra Power Of Inn-ovation Award 2014, sekaligus sebagai pe-menang favorit kategori umum, di Jakarta akhir tahun kemarin.
Penghargaan itu diberikan, karena Anang mampu berinovasi dalam bidang teknologi. Yakni, membuat penyiram ladang sayur otomatis berbasis kemandirian energi. Teknologi ini telah diuji coba pada ladang pertanian milik Kelompok Pertanian Sedyo Rukun, Desa Karangrejek, Wonosari, Gunungkidul.”Karya inovasi ini bermula dari keprihatinan karena petani menyiram sayuran secara ma-nual, sehingga memakan waktu yang sangat lama,” kata Anang, kemarin (2/1).
Pria kelahiran Gunungkidul 19 Desember 1992 ini berharap, teknologi penyiram ladang sayur otomatis ini dapat diterapkan oleh se-mua petani, sehingga petani tidak lelah ha-nya untuk menyirami tanaman pada lahan yang cukup luas. “Jika disiram secara manual, menyita waktu dan tidak efektif dalam pendistribusian air, sehingga hasil produksi juga kurang maksimal,” terang Anang.
Alat penyiram otomatis tersebut mengguna-kan beberapa komponen, yaitu pompa air, inverter, solar cell, aki, mikrokontroler AT-Mega8, Modul SHT11 dan LCD. Alat ini diset-ting untuk menyiram tanaman pada dua sesi, yaitu pukul 08.00-10.00 dan 15.00-17.00. Cara kerjanya adalah modul SHT11 mem-baca sensor pada waktu-waktu tersebut, dan apabila terdeteksi kering, modul akan memerin-tahkan pompa air untuk menyiram tanaman di ladang secara otomatis. “Setelah ladang cukup basah atau hingga limit waktu yang di-tentukan, pompa air akan berhenti menyiram tanaman,” jelas Anang. (mar/jko/ong)