GUNAWAN/RADAR JOGJA
MAULID NABI: Warga menuju rumah tokoh masyarakat untuk menghadiri peringatan Maulid Nabi, sekaligus mendoakan korban pesawat AirAsia kemarin (3/1).

Sekaligus Doakan Korban AirAsia

WONOSARI – Peringatan Ma ulid Nabi Muhammad SAW di Gunung-kidul kemarin (3/12) berlangsung khidmat. Di Padukuhan Wukirsa-ri, Desa Baleharjo, Kecamatan Wonosari, masyarakat khusuk memanjatkan doa untuk korban maupun keluarga tragedi kecelaka-an pesawat AirAsia QZ850 yang merenggut banyak nyawa.
Dukuh Wukirsari Agustinus mengaku prihatin dengan musi-bah jatuhnya pesawat komersil itu. Sebagai bentuk empati dan simpati, pihaknya sengaja meng-koordinasi warga untuk meny-elipkan doa di tengah perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW. “Saudara kita, keluarga korban pesawat AirAsia tengah ditimpa kesusahan. Mereka kehilangan anggota keluarga, semoga di-berikan ketabahan. Untuk korban meninggal, semoga mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan,” kata Agustinus.
Pemuka agama setempat Sudarmo Setu melanjutkan, acara doa bersama didahului dengan mengumpulkan warga. Penduduk membawa nasi dan lauk pauk ke rumah tokoh ma-syarakat. Tradisi demikian turun temurun dilakukan sebagai ben-tuk ungkapan rasa syukur kepada Tuhan atas limpahan rezeki. “Umat muslim juga diharapkan selalu ingat dengan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW,” ujarnya.
Usai kenduri, kemudian diba-cakan doa. Alunan doa khusus untuk korban pesawat AirAsia pun mengalir. Dengan penuh khidmat, warga tertunduk dan mengucap “amin”. Selain doa untuk korban pesawat, warga juga mendoakan korban tanah longsor Banjarnegara, Jawa Tengah. “Kami di sini hanya bisa berdoa, semoga semua di-berikan ketabahan. Mari kita semua ambil hikmahnya,” kata Sudarmo. Sementara itu, salah seorang warga Bayu Prihartanto me-nyambut antusias kegiatan doa bersama ini. Kegiatan seperti ini menurut dia mampu memacu jiwa sosial masyarakat agar pe-duli dengan sesama. (gun/ong)