GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA
PANEN: Selain toko oleh-oleh seperti bakpia, para penjual batik di Pasar Beringharjo Jogja juga ketiban rezeki saat musim liburan akhir tahun ini. Omzet mereka meningkat drastis hampir dua kali lipat dari hari biasa.
Toko Oleh-Oleh dan Hotel Panen RezekiJOGJA – Liburan panjang Natal dan Tahun Baru 2015 segera ber-akhir. Senin besok (5/1), aktivitas perkantoran dan sekolah akan normal dan kembali seperti se-mula. Hari-hari terakhir liburan ini pun dimanfaatkan para wisa-tawan yang berkunjung ke Jogja untuk berburu oleh-oleh. Hal itu seperti terlihat di pusat oleh-oleh jajanan bakpia Pathok. Sebagian besar dari warga luar DIJ, terlihat dari nomor polisi mo-bil yang datang, mayoritas non-AB. Selain itu juga banyak yang datang dengan menggunakan andong ataupun becak. “Yang paling banyak dicari bakpia isi kacang ijo. Tapi bakpia isi nanas, keju atau cokelat juga banyak yang cari,” ujar owner Bakpia Pathok 25 Arlene Sanjaya kemarin (3/1)
Dibandingkan hari biasa, saat liburan ini terjadi peningkatan hingga 50 persen baik untuk jumlah pengunjung maupun produksi bakpia. Puncak kun-jungan terjadi kemarin, karena hari Minggu ini sudah banyak yang pulang. Untuk menggenjot produksi bakpia, pihaknya menambah jumlah pekerja hingga 150 orang dari 100 orang per hari. Meskipun terjadi peningkatan pengunjung, pihaknya tidak menaikkan har-ga jual. Saat ini harga jual masih sama. “Belum berani menaikkan harga, lihat kompetitor dulu,” ujarnya.
Arlene menjelaskan saat jum-lah pengunjung mencapai pun-caknya, pihaknya memberlaku-kan pembatasan pembelian bakpia. Jika saat ini masih bebas membeli, nantinya dibatasi un-tuk pembelian dus bakpia. Tapi saat ini belum dilakukan karena permintaan masih bisa dilayani. “Biasanya bebas pesan, tapi saat ramai-ramainya kita batasi lima dus saja,” jelasnya.
Wisatawan yang mulai me-ninggalkan Jogja, juga terlihat dari tingkat okupansi kamar hotel di Kota Jogja. Menurut Sekretaris BPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIJ Deddy Pranowo eryono, saat ini rata-rata tingkat okupansi hotel tinggal 60 persen dan hari Minggu ini (4/1) turun sampai 50 persen. “Selanjutnya rata-rata hanya tinggal 40 per-sen, apalagi besok Senin sudah kembali masuk kerja dan se-kolah,” jelasnya.
Sebelumnya dari data di PT Kereta Api indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) 6 Jogja, ketersediaan tiket ke-reta keberangkatan dari Jogja ke berbagai daerah, untuk Sa-btu dan Minggu (3-4/1) telah habis 100 persen dipesan. Untuk keberangkatan Senin besok (5/1), rata-rata tinggal 100 tempat duduk. Para calon penumpang kereta api juga diimbau untuk mem-perhatikan waktu keberangkatan kereta. “Dengan kondisi macet dan hujan seperti ini, jika tidak mempertimbangkan waktu per-jalanan ke stasiun bisa berdam-pak tertinggal keberangkatan kereta,” jelasnya. (pra/laz/ong)