Ditargetkan Rampung Februari

JOGJA – Hari pertama masuk sekolah semester genap kema-rin (5/1), belum semua sekolah mendapatkan buku ajar kuri-kulum 2013 (K-13). Hingga saat ini, pengadaan buku ajar K-13 di Kota Jogja baru mencapai 60 persen dari seluruh sekolah di Kota Jogja.Sekretaris Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Jogja Budi As-rori mengatakan, untuk pen-destribusian buku ajar K-13 ini, pihaknya menyesuaikan ke-mampuan penyedia jasa. “Bu-ku yang sudah diterima Dindik Kota Jogja, langsung didistri-busikan ke sekolah-sekolah,” ujarnya, kemarin (5/1)
Pihaknya menargetkan pada Februari 2015 mendatang, semua sudah mendapatkan buku ajar. “Distribusi sudah sejak Desem-ber lalu, untuk sekolah negeri sudah semua, saat ini tinggal sekolah swasta yang belum,” tandasnya.
Di Kota Jogja, total terdapat 317 sekolah, terdiri 192 SD, 44 SMP, 49 SMA dan 32 SMK, baik negeri maupun swasta. Dari jumlah ter-sebut, tinggal sembilan sekolah yang tidak melanjutkan K-13. “Sembilan sekolah tersebut ter-diri dari enam SD dan tiga SMA,” ungkapnya.
Pihaknya berharap pada peng-adaan buku ajar semester genap ini tidak mengalami kekosongan yang lama, seperti semester se-belumnya. Kepala Dindik Kota Jogja Edy Heri Suasana mengatakan, un-tuk kesiapan melanjutkan K-13, Dindik Kota Jogja akan mene-ruskan pelatihan K-13 terhadap para guru. Terutama untuk para guru kelas 3,6,9, dan 12 yang belum mendapatkan pelatihan. Untuk hal itu pihaknya akan bekerja sama dengan Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP). “Target kami pada 1 Juli 2015 nanti sudah selesai, semua guru sudah mendapatkan pelatihan,” katanya. (pra/jko/ong)