SELESAI TAHUN INI:DPU-ESDM Kabupaten Magelang diharuskan menyelesaikan proyek Pasar Bandongan tahun ini. SKPD ini juga diminta memperhatikan soal kualitas bangunan semua proyek yang dikerjakan

Lebih Serius Tangani Pasar Bandongan

MUNGKID – DPRD Kabupaten Magelang meminta pembangunan Pasar Bandongan tidak lagi molor. Pembangunan harus dilakukan sesuai kontrak waktu. Adanya keter lambatan penyelesaian pembangunan dua tahun ini harusnya tidak boleh terulang lagi.”Jangan sampai molor lagi,” pinta Hibatun Wafiroh, anggota Komisi III DPRD usai mengikuti rapat kerja dengan Dinas Pekerjaan Umum, Energi dan Sumber Daya Mineral (DPU-ESDM), kemarin (6/1).
Ia meminta Pemkab Magelang lebih serius menangani proyek Pasar Bandongan. Seluruh peker-jaan harus tuntas dalam tahun ketiga ini.”DPU menjanjikan, pasar yang baru siap ditempati pedagang usai Lebaran mendatang. Sehingga bila penyempurnaan pasar per-manen sampai molor dari rencana, tentu beresiko,” kritiknya.Pembangunan tahap kedua Pasar Bandongan telah selesai dan dise-rahkan ke pemkab, Senin (29/12)
Namun, bangunan yang me-nelan dana Rp 13,8 miliar ter sebut belum siap menampung para pedagang dan digunakan untuk aktivitas perdagangan mulai awal tahun 2015.Selain pembangunan Pasar Bandongan, Komisi III juga mem-berikan catatan pada pembangu-nan gedung baru DPRD. Wakil Ketua Komisi III DPRD Gunawan menilai, pembangunan tambahan gedung DPRD tidak baik. Karena, banyak bangunan yang dikerja-kan secara kasar. Sehingga ter-kesan dikerjakan asal-asalan. Padahal dana anggaran cukup besar untuk pembangunan gedung berlantai dua tersebut.”Pelaksana pembangunan ter-kesan hanya mengejar target, tanpa menjaga kualitas pembangu-nan itu sendiri. Saya tidak bisa membayangkan, kalau gedung dibangun di luar, pasti kualitasnya akan lebih jelek lagi,” sindirnya.
Pembangunan tambahan gedung yang ada di samping gedung lama DPRD Kabupaten Magelang dikerjakan PT Bumi Mas Perdana Temanggung. Se-suai rencana, proyek pembangu-nan gedung tambahan selesai akhir Desember 2014.Komisi III DPRD memper-soalkan kualitas pembangunan tambahan gedung DPRD yang menghabiskan Rp 5,4 miliar.
Gedung tambahan lantai II di-nilai mengecewakan.Di antaranya, pemasangan pipa saluran air hujan yang tidak ditanam dalam kolom tiang bangu-nan. Selain pemasangan pipa saluran air hujan yang tidak rapi, genting belum dicat, serta fisik balok banyak yang berkelok.Kepala Bidang Cipta Karya DPU-ESDM Kabupaten Magelang Edi Siswantoro mengatakan, rekanan pelaksana pekerjaan penyempurnaan khusus Pasar Bandongan tahun ini akan di-tentukan lewat proses lelang. Jika proses berjalan lancar, pe-kerjaan bisa dimulai pertengahan Maret nanti. (ady/hes/ong)