ADIDAYA PERDANA/RADAR JOGJA
JADI PERSOALAN: Stadion olahraga yang diharapkan jadi kebanggaan masyarakatKabupaten Magelang, dalam proses pembangunannya menemui banyak masalah.

Minta Penjelasan atas Temuan Sidak Komisi III

MUNGKID – Pembangunan stadion olah-raga terus disorot. Setelah melakukan inspeksi mendadak, DPRD Kabupaten Magelang memanggil Dinas Pekerjaan Umum, Energi, Sumber Daya Mineral (DPU ESDM). Satuan kerja pelaksana kerja (SKPD) yang mem-bawahi pekerjaan pembangunan stadion tersebut dipanggil untuk menjelaskan pada wakil rakyat di gedung dewan Jalan Soekarno- Hatta, Mungkid. “Komisi III sidak dan banyak menemu-kan kerusakan. Ini seharusnya tidak per-lu terjadi. Kami memangil kadis (kepala dinas) PU untuk bertemu dan menjelaskan hal tersebut,” kata Wakil Ketua DPRD Kabupaten Magelang Yogyo Susaptoyono, kemarin(7/1)
Dalam pemanggilan tersebut, wakil rakyat membahas bebe-rapa hal. Di antaranya, soal proyek pembangunan fisik yang ada di Kabupaten Magelang. Kepala DPU ESDM Kabupaten Magelang Sutarno berjanji akan meminta pihak rekanan me-nyempurnakan pekerjaan pro-yek pembangunan stadion tahap ketiga. Pihak DPU ESDM akan memanggil pihak kontraktor pelaksana.Selama masa pemeliharaan, rekanan akan dipanggil setiap bulan dan diwajibkan membuat laporan bulanan.
Sebelumnya, pada in-speksi mendadak yang dilakukan Komisi III, ditemukan ada peker-jaan yang belum selesai. Namun, DPU ESDM mengklaim pekerjaan sudah selesai tepat waktu.”Pekerjaan secara keseluruhan sudah selesai, tinggal penyem-purnaan saja,” kata Sutarno.
Terkait sejumlah pekerjaan yang ditemukan belum selesai, ia men-gatakan rekanan tengah melakukan penyempurnaan. Mengingat saat ini masih masuk masa pemeliha-raan selama enam bulan ke depan.”Kalau untuk pekerjaan pintu depan, sejak awal memang belum masuk dalam RAB. Baru akan di-kerjakan tahun 2015,” elak Sutarno.
Soal pekerjaan lintasan lari yang ditemukan sudah rusak, terma-suk keretakan yang meluas, Sutarno berkilah saat ini sedang diperbaiki. Menurutnya, semua itu bukan suatu kerusakan. “Sebenarnya itu bukan tambah rusak, tapi sedang digrouting. Jadi retaknya yang dulu memang diperbesar pakai mesin untuk kemudian diratakan kembali,” katanya memberi alasan.
Seperti diberitakan sebelumnya, hasil inseksi mendadak yang dila-kukan Komisi III dan IV DPRD Kabupaten Magelang, sejumlah pekerjaan proyek stadion diketa-hui belum selesai. Sejumlah pe-kerjaan yang masih diselesaikan adalah pemadatan dan pemera-taan permukaan area parkir.”DPU ESDM mengklaim pro yek sudah selesai, padahal masih banyak pekerjaan yang belum selesai. Seperti pavingisasi di halaman depan dan pintu gerbang keluar masuk stadion. Pintu ger-bang juga belum selesai,” kritik M. Adib yang ikut sidak.
Ia juga mendapati sejumlah pekerjaan di dalam bangunan gedung yang belum selesai. Di antaranya, pelapisan tembok bagian dalam dan pagar. Dengan banyaknya pekerjaan itu, ia memprediksi proyek tidak akan selesai dalam sebulan ke depan. Sahid, anggota DPRD lainnya menambahkan, tidak hanya pekerjaan yang belum selesai. Menurutnya, kualitas bangunan juga kurang baik. Salah satunya pada bagian plafon yang di-temukan sudah dalam kondisi jebol di beberapa titik. Demikian juga di bagian lintasan atletik, retaknya juga semakin parah. “Tembok yang belum selesai juga sudah dicat,” paparnya. (ady/hes/ong)