MUI Dorong Pemerintah Selamatkan Moral Anak Bangsa

MUNGKID – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Magelang prihatin atas berbagai persoalan masyarakat belakangan ini. Wadah para ulama ini me-mandang perlu melakukan langkah nyata. Terutama kemerosotan moral anak bangsa.MUI juga sedih dengan jatuhnya korban jiwa akibat miras oplosan beberapa bulan lalu di Kabupaten Magelang. “MUI mendesak pemerintah daerah perlu meninjau kembali perda tentang miras. Soal upaya menangkal radikalisme agama yang akhir-akhir ini menjadi isu di ber-bagai negara, tentu juga perlu di-sikapi secara bijak,” kata Ketua MUI Kabupaten Magelang KH Afifuddin Lc, saat beraudiensi dengan Bupati Magelang Zaenal Arifin SIP di Rumah Dinas Bupati, Mungkid, kemarin (8/1).
Dengan kondisi ini, MUI menilai perlu langkah konkrit menyikapi permasalahan yang ada. Selain berbicara isu miras, MUI juga membicarakan berbagai hal lain. Seperti Afifuddin me-nyampaikan laporan perihal program MUI ke depan. Antara lain, akan mengadakan pelatihan imam dan khatib Jumat di be-berapa kecamatan.”Kegiatan (audiensi) ini untuk menjalin silaturahmi dan siner-gitas antarulama dan umara yang menjadi pilar penting suksesnya pembangunan,” paparnya.
Ia mengatakan, salah satu tugas MUI harus mampu menjadi penghubung antara rakyat dan pemerintah. Serta, antara ulama dan umara itu sendiri. Sehingga MUI diharapkan mampu me-nerjemahkan makna penting pembangunan di segala bi-dang. “Pendeknya, MUI harus selalu melibatkan diri dan dilibatkan untuk menjadi penyejuk nurani umat,” tegasnya.
Ditambahkan Afifuddin, MUI melihat kemajemukan dan ke-ragaman umat Islam dalam pikiran dan paham keagamaan merupakan rahmat. Bagi umat, ini harus diterima, di mana keberagaman sebagai pelangi dinamika dalam mencapai ke-benaran hakiki. Sebab, sikap menghormati berbagai per bedaan pikiran dan pandangan me-rupakan wasilah bagi terben-tuknya kehidupan kolektif.
Kehidupan yang dilandasi semangat persaudaraan (ukhuwah), tolong menolong (ta’awun), dan toleransi (tasamuh).”Untuk itu, peran strategis MUI ke depan lebih meningkat. Jika melihat kondisi bangsa yang tengah mengalami krisis multi-dimensi, akibat kemajuan di berbagai bidang,” tuturnya.
Dalam audiensi tersebut, rombongan MUI sebanyak tujuh orang. Mereka terdiri dari Pe-nasehat MUI Drs H Kudaifah M PdI, Sekretaris H Chamami MSi, beserta jajaran pengurus. Selain diterima bupati, per-temuan terserbut dihadiri Kabag Kesra H Bambang Mardjono Ssos dan lainya. Bupati Magelang Zaenal Arifin SIP menyampaikan apresiasi positif terhadap peran strategis MUI dalam mensukseskan pembangunan di Kabupaten Magelang. Bupati menyadari, tanpa bantuan MUI dan para tokoh agama, program-program pembangunan sulit terwujud.
Untuk itu, Bupati berterima kasih dan turut mendukung serta mendorong kinerja MUI Kabu-paten Magelang ke arah yang lebih baik.Wujud kepedulian pada MUI, dalam bupati menyerahkan ban-tuan mobil untuk mendukung operasional kegiatan MUI. “MUI Magelang bisa lebih memaksimal-kan perannya di tengah masyara-kat,” katanya. (ady/hes/ong)