PDIP Nilai Garapan Asal-Asalan

PURWOREJO – Sejumlah proyek pem-bangunan yang dilaksanakan akhir 2014 didapati tidak bagus. Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menilai, kualitas proyek tersebut dibuat asal-asalan. “Sesuai laporan masyarakat, kualitas pembangunannya banyak yang kurang bagus. Bahkan, saat ini banyak yang rusak,” kritik Prabowo, anggota DPRD Purworejo dari FPDIP, Sabtu (10/1).
Prabowo mengungkapkan, sedikitnya ada tujuh proyek pembangunan yang kurang maksimal garapannya. Yaitu, kawasan wisata Jatimalang, jalan Jenar ke Angkruk Ketip, jalan di Kecamatan Bener, rehab Pasar Kemiri, dan peningkatan jalan di sekitar rumah dinas Wakil Bupati di Kutorarjo.”Pembangunan parit di pinggir jalan antara Demangan hingga kantor Kecamatan Banyuurip serta pembangunan trotoar dan drainase di sepanjang Jalan Diponegoro Kutoarjo,” ucap Prabowo.
Menurut Prabowo, pembangunan yang belum lama dinikmati, tetapi rusak menjadi indikasi. Pembangunan jalan dari Jenar menuju Angkruk Ketip belum bisa dinikmati atau membantu warga mengakses jalan.”Perbaikan atau pembangunan jalan di Kecamatan Bener, yakni antara Talang, Gunung Puyuh ke arah Guntur, kualitasnya buruk,” imbuhnya.Sementara itu, pembangunan Pasar Kemiri yang dilakukan, hasilnya membuat semrawut. Untuk pembangunan drainase di Jalan Diponegoro, Prabowo menilai proses pembangunannya asal-asalan. “Kualitasnya kurang bagus dan banyak mendapat sorotan masyarakat,” tegas Prabowo.Ia minta Pemkab Purworejo lebih serius. Pemkab harus memilih rekanan yang baik. Terutama saat peningkatan atau pem-bangunan. (tom/hes/ong)