DHANESWARA/RADAR JOGJA
MUKA BARU : Agung Damar Kusumandaru (kiri) dan Dwi Irianto (tengah) saat memberikan keterangan kepada wartawan di Wisma Soeratin Sosrosoegondo kemarin (13/1).

Dua Anggota Dewan Nakhodai Laskar Mataram

JOGJA- Gerak cepat manaje-men lama PSIM Jogja untuk langsung mengumpulkan sta-keholder akhirnya berbuah manis. Hanya selang dua hari usai pertemuan, Laskar Mata-ram-julukan PSIM Jogja sudah memiliki manajemen baru.Baru sekali melakukan rapat, tim caretaker pengampu PSIM Jogja yang terbentuk dari per-temuan stakeholder sudah menunjuk manajer anyar.
Dia adalah ketua umum (Ketum) perkumpulan amatir Kota Jogja SO A Takrib yang juga mantan Presiden Brajamusti Agung Da-mar Kusumandaru.Agung yang saat ini juga ber-status Ketua Komisi D DPRD Kota Jogja pun bergerak cepat memilih asistennya. Dia menunjuk Deputinya di Ko-misi D DPRD Kota Jogja Anto-nius Fokki Ardiyanto sebagai asisten manajer. Di posisi sekretaris tim ditunjuk mantan pengurus Badan Liga Amatir Indonesia (BLAI) Dessy Arfianto. Beberapa musim lalu Dessy juga sempat mengisi jabatan yang sama di PSIM.
Dalam jumpa pers (JP) yang digelar di Wisma Soeratin Sos-rosoegondo kemarin (13/1), Agung mengatakan, jajarannya akan segera memenuhi ekspektasi pecinta Laskar Mataram segera membentuk tim. Ia berharap paling tidak pekan depan, PSIM sudah melakukan latihan per-dana di Stadion Mandala Krida.”Intinya saya sangat menghargai keputusan caretaker menunjuk saya sebagai manajer tim. Tentu ini adalah amanah yang harus saya emban. Mudah-mudahan pekan depan latihan sudah mulai. Pemain lama yang direkomendasikan pe-latih lama kami panggil,” ujarnya.
Di hari pertama tugasnya se-bagai manajer tim, Agung Damar menyatakan, jajarannya langsung bekerja. Tentu sebelum melangs-ungkan latihan perdana, mana-jemen baru PSIM ini terlebih dahulu menunjuk pelatih.Tapi, saat ditanya siapa yang paling berpeluang membesut PSIM, Agung Damar belum bisa menjawabnya. Namun, dia membeberkan kalau manajemen bakal memprioritaskan pelatih lokal. Gaffer musim lalu, Seto Nurdiyantara dinilainya juga masih memiliki kans. “Intinya pekan ini pelatih Insya Allah sudah ada. Soal siapa sosoknya, ya lihat saja nanti. Kami masih memilih,” jelasnya.
Bursa pelatih PSIM akan dira-maikan oleh sosok pelatih asing namun tidak asing ditelinga fans PSIM. Mantan Sekretaris Tim Jarot Sri Kastawa menyatakan legenda Laskar Mataram asal Cili, Jaime Sandoval mengirim-kan surat lamaran pelatih kepada dirinya.Sayangnya, dalam pertemuan di restoran Pandan Wagi, Baturetno, Bantul, tim caretaker belum melakukan penyusunan direksi PT serta penunjukan ketua umum (ketum).
Salah satu anggota tim caretaker Dwi Irianto mengatakan, masalah ini baru akan dibahas pekan depan. “Untuk lain-lainnya baru pekan depan kami bahas. Se-mentara ini kami tunjuk dulu manajemen tim agar persiapan bisa dilakukan sesegera mun-gkin,” jelas pria yang akrab disapa Mbah Putih (MP) ini.
Berdasarkan informasi yang didapat dari Kongres Tahunan PSSI 2015 beberapa waktu lalu, kompetisi Divisi Utama dihelat pada 5 Maret. Tetapi jadwal bisa mundur jika pada pertemuan teknik Divisi Utama 2015 mayo-ritas peserta menginginkan ada-nya revisi jadwal. (nes/din/ong)