YOGI ISTI PUJIAJI/RADAR JOGJA
SEMRINGAH: Taufiq bersama ayahnya, Triyanto, beserta dua adiknya menerima kunci untuk menempati Rusunawa Jongke dari Bupati Sleman Sri Purnomo.

Tak Ada Tendensi Apa-Apa, Semata-mata Upaya Entaskan Kemiskinan

Bupati Sleman Sri Purnomo (SP) merealisaikan janjinya kepada keluarga Bripda Muhammad Tauiq Hidayat, Sabtu (17/1). Dia memberikan rumah susun sederhana sewa (rusunawa).
YOGI ISTI PUJIAJI, Sleman
SEBUAH ruangan di Rusu-nawa Jongke akhirnya ditem-pati Taufiq bersama ayahnya, Triyanto, beserta dua adiknya yang masih duduk di sekolah dasar. Bantuan bukan hanya unit rusunawa. SP memberikan se-kaligus beserta isinya, berupa tempat tidur,selimut, handuk, dan perlengkapan dapur.Penyerahan bantuan rusunawa ditandai dengan penyerahan kunci oleh bupati kepada Triyanto. Disaksikan Direktur Sabhara Polda DIJ Kombes Pol Yulza Sulaiman dan Kapolres Sleman AKBP Faried Zulkarnain, serta sejumlah pejabat teras Pemkab Sleman dan kepala desa Sendangadi. “Semoga di tempat tingal yang baru kelu-arga ini bisa hidup lebih layak, tenteram dan tak kehujanan lagi seperti dulu,” ungkap SP Sabtu (17/1).
SP menegaskan, pemberian bantuan rusunawa tidak mengandung tendensi apapun. Itu semata-mata sebagai bagian dari upaya Pemkab Sleman da-lam pengentasan kemiskinan. Bupati pun meminta warganya segera melapor ke pemkab jika ada yang memiliki hunian tidak layak. Pemkab punya program kebijakan,seperti bedah rumah dan bantuan rumah tak layak huni bagi warga miskin.
Yulza Sulaiman menyatakan rasa bangganya terhadap ang-gotanya yang memiliki tekad kuat untuk menabdi kepada ne-gara melalui jalur kepolisian, meskipun dia hidup dalam se-gala keterbatasan ekonomi. ” Hanya bermodal tekad, kemauan, dan kemampaun intelektual dan fisik ternyata (Bripda Taufiq) mampu menjadi polisi,” ujarnya.
Yulza menegaskan, menjadi seorang prajurit di kepolisian tidak harus kaya. Polri juga tidak membeda-bedakan anggotanya berdasarkan latar belakang kon-disi perekonomian.Tekad dan kemauan Taufiq justru bisa menjadi contoh bagi anggota kepolisian yang lain, sekaligus generasi muda yang ingin mengab-di pada negara.
Yulza menaruh harapan ke-pada Taufiq bisa menjadi teladan dan motivasi bagi masyarakat Sleman dan sekitarnya. Karena alasan itu, Yulza merekomen-dasikan kepada kapolda untuk menempatkan Taufiq di jajaran Polsek Mlati. Dan menjalankan tugas sebagai Babinsa di Desa Sendangadi. Usai menerima kunci, saat itu pula keluarga Bripda Taufiq menghuni rusu-nawa. (*/din/ong)