ilustrasi
JOGJA – Tumbangnya pohon beringin di dekat SD Marsudirini Jogja Senin sore (19/1), menjadi perhatian Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Jogja. Beberapa pohon tua, rawan tumbang di kota ini sudah dipetakan dan akan dilakukan pemangkasan secara bertahap.
Kepala BLH Kota Jogja Irfan Susilo mengung-kapkan, pihaknya sudah mendata, paling tidak masih terdapat 70 pohon berukuran besar di Kota Jogja yang rawan tumbang.BLH sendiri setiap hari juga rutin melakukan pemangkasan pohon perindang di Kota Jogja. “Tapi kami hanya melakukan pemangka-san untuk pohon milik pemerintah saja. Kalau untuk pohon yang berada di tanah pribadi atau swasta, harus seizin pemiliknya,” jelas Irfan kemarin (20/1).
Hal itu juga mengacu peristiwa pohon tumbang di SD Marsudirini. Menurut Irfan, pohon beringin itu berada di lahan sekolah. BLH Kota Jogja tidak bisa melakukan pe-mangkasan selama tidak ada izin atau per-mintaan dari pemilik lahan. Untuk itu, pihaknya mengimbau warga yang memiliki pohon yang rimbun dan ra-wan tumbang, bisa melapor ke BLH Kota Jogja untuk dilakukan pemotongan.
Kepala Bidang Keindahan BLH Kota Jog-ja Indiah Widiningsih menambahkan, titik-titik pohon rawan tumbang di Kota Jogja tersebar di berbagai wilayah. Beberapa di antaranya merupakan pohon perindang yang berada di pinggir jalan. Masyarakat juga diminta untuk menghin-dari pohon besar, terutama saat hujan lebat disertai angin kencang. (pra/laz/ong)