MAGELANG – Setelah melakukan beberapa perbaikan, manajemen PDAM Kota Magelang memastikan aliran air bersih ke Kampung Jagoan, Jurangombo Utara, Magelang Se-latan normal kembali Kamis ini (22/1). PDAM telah melakukan perbaikan. Di antaranya, memperbaiki pipa pembagi yang berada di Jagoan 1, Selasa malam (20/1). Perbaikan akan terus dilakukan hingga air mengalir normal.”Sekarang sebagian pemukiman sudah teraliri. Tapi kami akui belum sempurna. Namanya juga air, tidak bisa langsung teraliri semua,” kata Direktur PDAM Kota Magelang Heri Wibowo kemarin (21/1).
Heri mengemukakan, PDAM komit mem-beri layanan yang terbaik. Mereka juga mendengar keluhan warga Kampung Jagoan soal air yang tidak lancar
Apalagi dalam demo di kantor PDAM, Senin lalu (19/1), masyarakat memberi deadline hanya tiga hari untuk perbaikan jaringan. Meski krisis air yang terjadi di wilayah Magelang Se-latan karena tekanan air dari beberapa sumber masih terlalu kecil. Sehingga, sangat fatal akibatnya bila ada satu titik pipa yang mengalami kebocoran.”Kami intensif melakukan pengawasan dan perbaikan supaya kebocoran pipa bisa ce-pat teratasi.
Kemarin, kami juga melakukan perbaikan sampai dini hari,” paparnya.Heri mengungkapkan, pasca-perbaikan, sebagian pelanggan di Jurangombo Utara sudah teraliri air secara normal. Hanya, khusus di bagian Kampung Jagoan yang memiliki topografi cukup tinggi, aliran air tersendat, karena beberapa alasan.”Insya Allah besok (hari ini) sudah bisa teraliri semua. Untuk kelancaran ini butuh proses, tidak langsung teraliri dengan lancar. Yang jelas petugas terus melakukan pemantauan. Kami juga akan membuka semua laporan atau keluhan dari pe-langgan,” ungkapnya.
Selain perbaikan, lanjut Heri, ada upaya penambahan air dari beberapa sumber yang dikhususkan untuk wilayah Jurangombo Utara. Ia berharap, penambahan debit air tersebut seterusnya tidak muncul kendala berarti.Salah satu warga Kampung Jagoan 3, Jurangombo Utara, Wahyu, 32, membenarkan, aliran PDAM lebih lancar dibanding hari sebelumnya.”Biasanya hanya ngalir setengah jam. Tadi pagi relatif lama sampai dua jam,” ungkap Wahyu.
Namun, ia mengeluhkan lantaran produksi air PDAM justru keruh dan berbau. Ia menilai, ini terjadi karena ada perbaikan yang kurang sempurna.”Saya harap bisa normal lagi, lancar, juga tidak keruh. Soalnya kalau keruh, sama saja air tidak bisa digunakan,” katanya.
Sebelumnya, puluhan warga Kampung Jagoan, Jurangombo Utara menggeruduk Kantor PDAM, Jalan Veteran, Kota Magelang, Senin lalu(19/1). Mereka minta pada pengelola perusahaan air minum ini me-ngatasi persoalan mampetnya aliran air bersih yang terjadi dalam lima bulan terakhir.Warga juga memberi dead-line maksimal Kamis (22/1) pasokan air sudah lancar. Per-mintaan itu diterima direktur PDAM. (dem/hes/ong)