DWI AGUS/RADAR JOGJA
SINERGI: Direktur Utama Dompet Dhuafa Ahmad Juwaini (Kiri) dan Direktur PBMTI Joelarso serius menjajaki kerja sama.
SLEMAN – Kerja sama serius dijajaki oleh Dompet Dhuafa dengan Perhimpunan Baitul Maal wat Tam-wil Indonesia (PBMTI). Wujudnya dengan meng-optimalkan peran strategis bersama. Khususnya dalam bidang Lembaga Amil Zakat (LAZ) dan Ko-perasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS) atau Koperasi Baitul Maal wat Tamwil (KBMT).Kerja sama ini, menurut Direktur Utama Dompet Dhuafa Ahmad Juwaini sangatlah penting.
Me-nurutnya, jaringan BMT di Indonesia sudah sangat kuat. Integritas ini, lanjutnya, dapat menguatkan beberapa program terutama dalam hal zakat dan koperasi jasa keuangan.Juwaini, sapaannya, menjelaskan, BMT adalah lembaga keungan mikro yang menjalankan fungsi sosial sekaligus ekonomi. Integritas ini harapannya dapat menguatkan program yang sudah ada. “Teru-tama agar program lebih merata dan dapat men-jangkau semua masyarakat,” katanya saat jumpa media di PBMTI Institute Ringroad Utara, Depok, Sleman, kemarin (21/1).
Program ini di antaranya pemberian modal tak berbunga kepada pelaku UMKM. Suntikan modal diberikan melalui Social Trust Fund (STF) dan pen-dampingan baitul maal dengan program Mitra Pengelola Zakat (MPZ). Program inilah yang ber-basis pada KJKS dan KBMT.Juwaini menambahkan, untuk saat ini program masih berjalan di area Jawa dan Sumatera. Meski begitu kedepannya program sinergitas ini akan dikembangkan di seluruh Indonesia. Terutama pe-mantapan di daerah.
“Untuk penguatan di sektor ekonomi sehingga perlu dikembangkan terus.Kedepannya, kita juga akan memperluas ke Kalimantan, Sulawesi dan Indonesia wilayah timur. Kita proyeksikan program ini dalam jangka waktu empat tahun kedepan,” ungkap Juwaini.
Sementara itu, Direktur Utama PBMT Joelarso ber-harap kerja sama ini dapat berjalan optimal. Teru-tama dalam menguatkan perekonomian masyarakat di sektor usaha kecil. Sasaran awal dari program ini adalah anggota BMT. Terutama yang tergabung da-lam PBMTI yang ada di seluruh Indonesia.Program lain adalah pemerataan jumlah hewan kurban saat Idhul Adha. Menurutnya, keberadaan BMT yang merata dapat membantu penyebaran hewan kurban secara optimal. Sekaligus memban-tu dalam penyedian hewan kurban. (dwi/ila/ong)