GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA
WIS LANYAH…:Satu dari tiga tersangka saat memperagakan cara mencuri motor dengan kunci T di halaman Mapolresta Jogja, kemarin (22/1).
JOGJA – Polresta Jogja mengungkap kawanan pencurian sepeda motor (curanmor). Ironisnya, tiga pelaku yang ditangkap semuanya masih berstatus di bawah umur. Diduga mereka telah menjalankan aksinya sejak 2014 dengan taksiran motor yang ber-hasil disikat lebih dari 60 unit.
Tiga tersangka kawanan curanmor itu kini mendekam di Mapolresta Jogja untuk pengembangan lebih lanjut. Mereka adalah Wp, 17, warga kampung Singosaren, Bangun-tapan, Bantul, Ma alias Gonteng, 17, dan Ciblek, 19, warga Perumahan Sendok Indah, Kotagede, Jogja.Modus yang digunakan tersangka, me-reka menggunakan kunci T untuk mem bobol kunci sepeda motor. Sasarannya adalah motor yang parkir di pinggir jalan atau di depan rumah dengan pengawasan minim. Sedangkan waktu yang digunakan antara sore hari hingga pukul 20.00 WIB
Dalam aksinya, ketiga ter sangka melakukan pencurian secara bergantian. Hasil dari kejahatan-nya langsung dijual dengan harga miring, berkisar Rp 2 juta – Rp 2,5 juta. Sebagian sepeda motor hasil curiannya dijual ke wilayah Sleman dan Kota Jogja. Untuk luar DIJ, mereka biasa menjual ke wilayah Pati.”Dari hasil pemeriksaan se-mentara terhadap tersangka, mereka sudah melakukan pen-curian sepeda motor di wilayah Kota Jogja, Sleman, dan Bantul. Kami catat ada sekitar 60-an TKP,” ungkap Kapolresta Jogja Kombes Pol R Slamet Santoso kepada wartawan kemarin (22/1).
Ketiga tersangka menggunakan kunci T untuk kejahatannya setelah dipasok dari seseorang di wilayah Jawa Tengah. Polisi pun sudah mengantongi iden-titas orang yang dimaksud ketiga tersangka. Diduga, dua orang yang menjadi pemasok perala-tan itu berdomisili di wilayah Pati. Orang tersebut juga di-sinyalir sebagai penadah barang curian.Pengungkapan kasus ini ber-awal ketika petugas mencurigai ada transaksi jual beli sepeda motor dengan harga tidak wajar. Itu dilakukan oleh tersangka Ma. Kemudian dari bekal itu, petugas melakukan penyelidikan. Alhasil, salah satu barang yang dijual Ma merupakan hasil dari ke-jahatan. Dari penangkapan itulah akhir-nya dikembangkan. Dua ter-sangka kemudian berhasil di ciduk di rumahnya.
Selain ketiga ter-sangka, Polresta Jogja juga me-nahan tiga orang yang diduga sebagai penadah di wilayah Jogja. Namun ketiganya me-lanjutkan proses penyidikan di wilayah hukum Polres Sleman. Sebab, ada kaitannya dengan TKP curanmor di wilayah Depok Barat dan Depok Timur. “Karena lokasi penadahan itu terjadi di wilayah Sleman, ter-sangka penadahan dilimpahkan ke Polsek Depok Barat dan Pol-sek Depok Timur,” tambah Slamet.Atas perbuatannya itu, ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 361 (1) KUHP tentang pencu-rian dengan cara merusak, ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. Selain ter-sangka, petugas juga menyita delapan sepeda motor berbagai merek lengkap dengan kunci T. (fid/laz/ong)