SETIAKY/RADAR JOGJA
ALTERNATIF: PT KAI Daop VI meluncurkan KA Malioboro Ekpres (Molek) di Stasiun Tugu Jogja, kemarin.

Jogjakarta-Malang Terasa Makin Dekat

JOGJA – Memiliki kesamaan seba-gai kota pendidikan dan wisata, Jogja dan Malang semakin dekat. Apalagi dengan mulai dioperasikan-nya Kereta Api Malioboro Ekspres (KA Molek) untuk perjalanan pagi. KA ini diharapkan bisa menjadi al-ternatif transportasi lain untuk re-lasi Jogja dan Malang.
Menurut Executive Vice President PT KAI Daop VI Jogja Wiwik Wi-dayanti, KA Molek pagi ini berangkat dari Stasiun Tugu Jogja pukul 08.05 WIB dan tiba di Malang pukul 16.20 WIB. KA ini melengkapi perjalanan KA Molek yang sudah dioperasikan, berangkat dari Jogja pukul 20.15 WIB dan tiba di Malang pukul 03.50 WIB.”Kereta Malioboro Ekspress pagi ini dapat memberikan pilihan wak-tu perjalanan. Masyarakat dapat berpergian dari Jogja ke Malang pada pagi atau dari Malang ke Jog-ja pada malam, karena sebelumnya Malioboro Ekspress dari Jogja ke Malang hanya tersedia malam hari,” jelas Wiwik dalam peluncuran KA Molek pagi di Stasiun Tugu Jogja, kemarin (23/1).
KA Molek ini sendiri memiliki ka-pasitas 470 tempat duduk, yang ter-diri atas 150 tempat duduk untuk kelas eksekutif dan 320 tempat duduk untuk kelas ekonomi. “Untuk hari pertama perjalanan ini memang baru terisi 150 tempat duduk saja,” ujarnya.Untuk tarif yang dikenakan, KA Molek menggunakan tarif komer-sial dengan menerapkan sistem tarif batas atas dan batas bawah. Dalam satu bulan pertama pelun-curan atau keberangkatan 23 Ja-nuari hingga 22 Februari 2015, PT KAI memberikan harga promo, yaitu Rp 200 ribu untuk kelas ekse-kutif dan Rp 125 ribu untuk kelas ekonomi. (pra/bhn/laz/ong)